Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomeBeritaRelawan Prabowo di...

Relawan Prabowo di Sampang Ditembak dengan Peluru Kaliber 22, Kata Kapolda Irjen Imam: “Kami akan Tindak Tegas Pelaku Penembakan”

Sabtu, 30 Desember 2023 – 00:04 WIB

Surabaya – Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Jawa Timur Irjen Imam Sugianto mengatakan Muarah (48), relawan pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditembak dengan peluru kaliber 22 mm. Korban Muarah ditembak oleh orang tak dikenal atau OTK.

Imam menduga senjata api yang dipakai pelaku jenisnya revolver. Namun, bisa pula senjata api rakitan. Ia bilang di Tempat Kejadian Perkara atau TKP tak ditemukan selongsong. “Pistol juga ada berkaliber 22 [milimeter]. Tapi, di TKP tak ditemukan selongsong, yang ditemukan adalah anak pelurunya,” kata Imam di Markas Polda Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 29 Desember 2023.

Pun, dia menyampaikan, hingga saat ini sudah 13 orang dimintai keterangan sebagai saksi. Sebagian saksi yang diperiksa adalah yang nongkrong bersama korban saat insiden penembakan tersebut. Ia menuturkan dari petunjuk yang dikantongi sejauh ini, sudah mulai menemukan titik terang.

Imam mengatakan jajarannya masih belum bisa memastikan motif pelaku di balik penembakan tersebut. Pelaku juga masih diusut. Dia minta dukungan agar kasus ini bisa segera terungkap. “Sedang dikembangkan oleh Ditkrimum dan jajaran, mudah-mudahan doakan dalam waktu dekat ini bisa terungkap dengan baik. Mudah-mudahan awal Januari [2024] sudah bisa diketahui,” sebut jenderal bintang dua tersebut.

Untuk diketahui, peristiwa penembakan itu terjadi pada Kamis pekan lalu sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban lagi asyik mengobrol sambil ngopi bersama beberapa warga setempat. Mereka nongkron sambil ngopi di salah satu toko di Banyuates.

Namun, tiba-tiba muncul sepeda motor Yamaha NMax yang dikendarai dua orang berbadan kekar. Dua OTK itu memakai penutup wajah dan helm. Lalu, mereka berhenti dan mendekat ke korban. Tanpa basa-basi, salah satu dari pelaku menghujamkan peluru dari senjata api ke tubuh korban.

Setelah beraksi, dua pelaku langsung kabur. Sementara, Muarah tumbang dengan dua luka tembak di perut. Warga langsung menolong korban. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit di Bangkalan. Namun, karena lukanya parah, korban pun dirujuk ke RSUD Soetomo Surabaya.

Tim Penasehat TKN Prabowo-Gibran, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoedin sudah memonitor kondisi Muarah di RSUD Soetomo pada Senin, 25 Desember 2023. “Beliau (Muarah) merupakan relawan tim dari Bapak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Sjafrie.

Sjafrie menuturkan, kondisi Muarah sudah stabil tapi masih butuh pemulihan. “Mohon doanya agar Bapak Muarah lekas pulih,” ujarnya.

Semua Berita

Warga Sungai Jalau dan Pemuda Demo DLHK Riau, Ajukan Evaluasi Aktivitas Galian C PT KKU

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau pada Selasa (10/3/2026). Mereka mengecam aktivitas galian C milik PT KKU yang dianggap meresahkan warga setempat. Aksi tersebut...

Bupati Afni Zulkifli Bahas Persoalan Beasiswa di Pekanbaru

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak yang sedang menempuh pendidikan di Pekanbaru. Dalam acara yang diadakan di Mess Mahasiswa Siak Pekanbaru, Bupati Afni berdialog dengan mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi dan pandangan mereka...

Ibu-Ibu Seroja: Cerita Sukses Sentra Jamur Tiram

Di Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Dewi Murni (42) bertindak tidak hanya sebagai ibu rumah tangga yang sibuk, tetapi juga sebagai kader posyandu yang peduli dengan ekonomi keluarganya. Bersama dengan banyak perempuan di desa tersebut, Dewi merasakan...

Kategori Berita