Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomeBeritaAksi Damai Masyarakat...

Aksi Damai Masyarakat Melayu Suku Nan Sembilan Diadakan di Depan Pematang GS

Masyarakat Melayu Riau yang tinggal di Desa Petani dan Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang merupakan bagian dari suku nan sembilan, telah lama tinggal di daerah tersebut dan merasa terganggu dengan adanya Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM).

Masyarakat telah menyampaikan keluhan mengenai TTM kepada pihak PHR, namun sayangnya mereka tidak mendapatkan rekomendasi dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk membersihkan TTM tersebut.

Selain masalah TTM, masyarakat Suku Melayu di Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau juga meminta agar PHR lebih terbuka dalam merekrut Tenaga Kerja lokal. Mereka merasa bahwa masalah naker selama ini tertutup dan memberikan wewenang kepada perusahaan di bawah naungan PHR (Sub Kon).

Dalam orasinya, Saparudin Sape sebagai koordinator lapangan aksi damai pada Kamis (07/03/2024) menjelaskan bahwa masyarakat Melayu Riau menuntut agar PHR lebih peduli terhadap masyarakat setempat. Mereka menyatakan bahwa selama puluhan tahun mereka hanya menjadi penonton terhadap operasi sumur minyak di daerah mereka tanpa mendapatkan manfaat yang layak.

Aksi damai ini juga menolak keras keputusan perusahaan-perusahaan yang memutus kontrak kerja dengan pekerja lokal, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Masyarakat Melayu juga meminta agar PHR memberdayakan perusahaan lokal dalam mendapatkan pekerjaan di daerah Pertamina Hulu Rokan.

Aksi damai ini diawasi ketat oleh pihak kepolisian dan TNI, serta didukung oleh LSM, Ormas, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, dan masyarakat setempat. Humas PHR kemudian melakukan mediasi dengan para demonstran yang hadir.

Manajemen PHR menyampaikan kesediaannya untuk berdiskusi dan mediasi dengan para demonstran, namun di tempat yang lebih nyaman. Permintaan ini disambut baik oleh masyarakat Melayu suku nan sembilan, sehingga aksi damai dapat dibubarkan dengan tertib, aman, dan damai. Tim Humas PHR dan para demonstran pun membubarkan diri secara tertib.

Semua Berita

Warga Sungai Jalau dan Pemuda Demo DLHK Riau, Ajukan Evaluasi Aktivitas Galian C PT KKU

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau pada Selasa (10/3/2026). Mereka mengecam aktivitas galian C milik PT KKU yang dianggap meresahkan warga setempat. Aksi tersebut...

Bupati Afni Zulkifli Bahas Persoalan Beasiswa di Pekanbaru

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak yang sedang menempuh pendidikan di Pekanbaru. Dalam acara yang diadakan di Mess Mahasiswa Siak Pekanbaru, Bupati Afni berdialog dengan mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi dan pandangan mereka...

Ibu-Ibu Seroja: Cerita Sukses Sentra Jamur Tiram

Di Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Dewi Murni (42) bertindak tidak hanya sebagai ibu rumah tangga yang sibuk, tetapi juga sebagai kader posyandu yang peduli dengan ekonomi keluarganya. Bersama dengan banyak perempuan di desa tersebut, Dewi merasakan...

Kategori Berita