Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotifCara Membedakan BBM...

Cara Membedakan BBM Pertamax Palsu yang Merugikan Hingga Rp2 Miliar

Selasa, 2 April 2024 – 16:25 WIB

Jakarta, 2 April 2024 – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri belum lama ini mengungkap kasus pencampuran Bahan Bakar Minyak alias BBM jenis Pertalite dengan pewarna, agar menyerupai Pertamax.

Empat SPBU di wilayah Cimanggis-Depok, Kebun Jeruk-Jakarta Barat, Banten, Depok dan Karang Tengah serta Pinang Kota-Banten terlibat dalam kasus ini.

Direktur Tidak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk operator dan manajer SPBU.

“Modus yang dilakukan para pelaku adalah dengan mencampurkan Pertalite dengan zat pewarna sehingga menyerupai Pertamax,” ujarnya.

Perbuatan ini dilakukan sejak Januari 2023 sampai Januari 2024. Dari hasil penyidikan, diperkirakan pelaku telah mendapatkan keuntungan lebih dari Rp2 miliar. Barang bukti yang disita penyidik antara lain 29.046 liter BBM Pertamax yang diduga palsu, sampel Pertalite yang sudah dicampur zat pewarna, bahan pewarna, dokumen pemesanan dan penjualan BBM, serta alat komunikasi. Penyidik masih terus mengembangkan kasus ini untuk mencari kemungkinan adanya tersangka lain.

Kasus ini merupakan modus baru dalam penipuan BBM dan masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat membeli BBM di SPBU. Berikut beberapa tips untuk membedakan bensin asli dan palsu, dikutip VIVA Otomotif dari laman Wahana Honda:

– Menggunakan jari tangan
Masukkan jari tangan ke dalam bensin. Jika bensin cepat hilang atau mengering, maka itu adalah bensin asli. Jika tidak ada perubahan dan meninggalkan zat sisa, maka itu adalah bensin oplosan.

– Koran bekas
Tuangkan bensin ke koran bekas. Jika tulisan di koran luntur, maka itu adalah bensin oplosan. Jika tulisan masih bisa dibaca, maka itu adalah bensin asli.

– Warna
Perhatikan warna bensin. Bensin asli memiliki warna yang cerah dan tidak meninggalkan banyak endapan di dasar botol. Bensin oplosan biasanya berwarna kusam dan meninggalkan banyak endapan.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita