Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOlahragaDi Maria Terancam...

Di Maria Terancam Mati Saat Akan Mudik

JAKARTA | JAKARTA

Bintang Argentina, Angel Di Maria mendapat pesan ancaman mati dari orang tak dikenal. Otoritas hukum Argentina sekarang sedang menyelidiki kasus ini.

Dilansir oleh ESPN, ancaman mati tersebut dikirim melalui paket ke Funes Hills Miraflores, tempat Di Maria tinggal jika sedang berkunjung. Paket tersebut berisi ancaman mati untuk keluarga Di Maria jika ia kembali dan bermain untuk salah satu klub di Rosario. Di kota itu terdapat beberapa tim sepak bola, tetapi dua yang terbesar adalah Rosario Central dan Newell’s Old Boys.

IKLAN

GULIR KE LANJUTAN KONTEN

Di Maria pernah menyatakan bahwa ia mungkin akan kembali ke Rosario Central di akhir karirnya. Pemain berusia 36 tahun tersebut adalah produk dari akademi klub tersebut dan melakukan debut profesional di sana sebelum pindah ke Eropa pada tahun 2007.

Meskipun tidak disebutkan alamat pengirim ancaman tersebut, apakah dari suporter atau bukan. Saat ini, Di Maria bermain untuk Timnas Argentina yang sedang melakukan tur uji coba di Amerika Serikat.

Rosario adalah daerah dengan tingkat kriminalitas tinggi di Argentina. Angka pembunuhan di Rosario mencapai 22 per 100 ribu penduduk, lima kali lipat di atas rata-rata Argentina yang ‘hanya’ 4,2 per 100 ribu penduduk.

Kota ini juga dikenal sebagai salah satu pelabuhan pangan terbesar di dunia. Namun, di balik itu, Rosario, yang merupakan kota kelahiran Di Maria, diduga sebagai jalur potensial ekspor obat-obatan terlarang.

Ancaman terhadap pemain sepak bola di Rosario bukanlah kali ini saja. Tahun lalu, sekelompok orang tak dikenal menembaki supermarket milik kerabat Lionel Messi. Mereka lalu meninggalkan pesan “Messi, kami menunggumu.” (jr)

Penulis: il

Source link

Semua Berita

Lurah Cup I PTM Kongloe: Ajang Silaturahmi Terbaik

Turnamen Tenis Meja Lurah Cup I PTM Kongloe Turnamen Tenis Meja Lurah Cup I PTM Kongloe Berkembang Sebagai Ajang Silaturahmi...

Paja One Juara AHY Cup 2026: Dukungan AHY untuk Turnamen Voli

Turnamen Bola Voli AHY Cup 2026: PBV Paja One Raih Juara Pertama Partai Demokrat DKI Jakarta menyelenggarakan AHY Cup 2026 di GOR Youth Center Otista, Jakarta Timur, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Turnamen ini diikuti delapan klub,...

Demi Antusiasme AHY Cup 2026, SBY Sempat Hadir

Kompetisi Bola Voli AHY Cup 2026: Ajang Sportivitas Klub Kota Jakarta Kompetisi Bola Voli AHY Cup 2026: Ajang Sportivitas Klub Kota Jakarta DPD Partai Demokrat DKI Jakarta menggelar turnamen bola voli AHY Cup 2026 yang diikuti delapan klub dari berbagai wilayah...

Kategori Berita