Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotifKemenperin Mendorong Peranan...

Kemenperin Mendorong Peranan IKM dalam Ekosistem Kendaraan Listrik

Kementerian Perindustrian terus mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan mendorong industri kecil dan menengah untuk berperan mengisi potensi pasar kendaraan listrik, termasuk kendaraan roda dua.

“Pada tahun 2023, penjualan sepeda motor domestik diprediksi mencapai 6.236.992 unit,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita. Pemerintah gencar memacu pengembangan kendaraan listrik seiring tren global dalam penggunaan energi ramah lingkungan.

Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai atau KBLBB untuk Transportasi Jalan menjadi landasan bagi IKM alat angkut, termasuk IKM knalpot, untuk melakukan diversifikasi produk ke arah motor listrik. Pendekatan ini dilakukan dengan pembinaan pada IKM alat angkut agar dapat memasuki ekosistem KBLBB.

Pembinaan IKM dilakukan dalam berbagai aspek, mulai dari akses bahan baku, pengembangan produk, peningkatan teknologi, hingga promosi dan pemasaran. Kemenperin juga membina industri kendaraan bermotor konvensional dengan bahan bakar fosil untuk meningkatkan daya saing, termasuk dengan pembinaan kepada IKM knalpot aftermarket.

Meskipun pengembangan motor listrik telah dimulai, industri kendaraan bermotor konvensional dengan bahan bakar fosil tetap diperhatikan. Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Ditjen IKMA, Dini Hanggandari, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan program pembinaan untuk peningkatan daya saing IKM.

Halaman Selanjutnya menampilkan komitmen untuk terus mengembangkan motor listrik tanpa meninggalkan industri kendaraan konvensional dengan bahan bakar fosil.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita