Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotifKementerian Keuangan Mengumumkan...

Kementerian Keuangan Mengumumkan Insentif Baru untuk Mobil Hybrid

Senin, 1 April 2024 – 00:58 WIB

Jakarta – Mobil hybrid seperti anak tiri di tengah era ramah lingkungan. Pemerintah mendahului kendaraan listrik berbasis baterai, dengan memberi sejumlah insentif untuk mencapai netralitas karbon yang ditargetkan pada 2060. Sebelumnya pajak mobil hybrid tergolong mahal, lantaran dianggap memiliki dua sumber penggerak roda, yaitu mesin berbahan bakar, serta motor listrik alias dinamo. Tiga tahun lalu pemerintah menerapkan pajak hybrid berdasarkan emisi yang dihasilkan.

Tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 74 tahun 2021 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang dikenal Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Besaran pajaknya mulai 15 persen, 25 persen, hingga 30 persen tergantung volume silinder, dan emisi. Tidak heran jika sampai saat ini harga mobil hybrid masih lebih mahal dibandingkan kendaraan bermesin bahan bakar. Mengingat mobil hybrid memiliki emisi lebih rendah, dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, pemerintah akan memberikan insentif khusus.

Seperti yang diterapkan di Thailand, sehingga pajak mobil hybrid lebih ringan, dan harganya lebih terjangkau dari versi konvensional. Cara itu dapat mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan, atau menjadi alternatif sebelum meminang EV (Electric Vehicle).

Adapun saat ini Kementerian Perindustrian sudah mengajukan kebijakan baru untuk mobil hybrid, dan menunggu keputusan Kementerian Keuangan sebagai juru kunci. Seperti disampaikan Direktur Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Taufiek Bawazier. “Semua formula kebijakan itu kita pikirin, cuma formula kebijakan itu tidak berlaku tunggal artinya yang punya otoritas itu bukan hanya Kemenperin, kalau terkait PPN dan fiskal, itu ada di Kemenkeu,” ujarnya kepada wartawan, dikutip, Senin 1 April 2024. Lebih lanjut anak buah Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita itu menjelaskan, seluruh formula insentif masih digodok, bahwa usulan yang diajukan itu memiliki instrumen tertentu agar memberikan nilai tambah untuk industri, dan itu baru menjadi tujuan.

Sudah banyak mobil hybrid yang beredar di pasar Indonesia, Toyota dan Lexus menjadi salah satu brand dengan model hybrid terbanyak, kemudian ada Honda, diikuti brand China seperti Wuling, dan Morris Garage (MG) sebagai pendatang baru.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita