Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeOtomotifMoeldoko Prediksi VinFast...

Moeldoko Prediksi VinFast Akan Menginvestasikan Triliunan Rupiah untuk Pembangunan SPKLU

Sabtu, 30 Maret 2024 – 12:30 WIB

Jakarta – Perkembangan elektrifikasi di Indonesia mulai menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik seiring dengan banyaknya pilihan kendaraan listrik dari berbagai merek.

Sayangnya, ketersediaan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi salah satu kendala proses peralihan elektrifikasi yang harus segera diatasi.

Berdasarkan data terbaru dari PLN, jumlah SPKLU di Indonesia sudah sebanyak 1.117 unit yang beroperasi dan tersebar di 427 lokasi. Angka tersebut diharapkan bisa bertambah di sepanjang tahun 2024 ini.

Maka dari itu, Pemerintah terbuka untuk investasi dalam mengembangkan ekosistem SPKLU di Tanah Air.

Lebih lanjut, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko baru saja mengungkapkan produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast bakal berinvestasi sebesar US$ 100 Juta atau bila dikonversikan dalam rupiah menjadi Rp1,58 triliun untuk pengembangan SPKLU di Indonesia.

“Kemarin, pihak VinFast sudah bertanya tentang investasi 100 juta dolar AS untuk pembangunan SPKLU di Indonesia,” ujarnya dikutip VIVA Otomotif di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Moeldoko menambahkan, bila investasi dari VinFast ini memiliki kecenderungan yang menggembirakan.

“Angka investasi ini memiliki kecenderungan yang cukup bagus dan sangat menggembirakan,” ucapnya.

Menurutnya, bila charging station sudah tersebar secara merata, hal ini akan mempercepat proses elektrifikasi dan memudahkan para pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

“Saya pikir kalau nanti charging station semakin bagus, jarak charging juga kian cepat ya ini akan mempercepat proses elektrifikasi di Tanah Air,” tutupnya.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita