Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotifPerjalanan Mudik dengan...

Perjalanan Mudik dengan Mobil Listrik: Pentingnya Memperhatikan Suhu Cuaca dan Kondisi Ban

Kamis, 28 Maret 2024 – 22:09 WIB

Jakarta, 28 Maret 2024 – Mudik Lebaran 2024 semakin dekat, dan antusiasme para perantau untuk kembali ke kampung halaman sudah terasa.

Baca Juga:

Jokowi Imbau Warga Mudik Lebih Awal, Jumlahnya Naik 56 Persen

Di tengah meningkatnya kesadaran akan kelestarian lingkungan, mudik dengan kendaraan ramah lingkungan seperti mobil listrik menjadi pilihan yang menarik. Namun, mudik dengan mobil listrik membutuhkan persiapan yang berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Baterai menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan, mengingat jarak tempuh yang terbatas dan masih minimnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa daerah.

Baca Juga:

Intip Persiapan Telkomsel ‘Mengukur Jalan’ Jelang Lebaran

Deputy Head of Original Equipment Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano mengatakan ada sejumlah faktor yang mempengaruhi jarak tempuh kendaraan listrik saat digunakan untuk mudik ke kampung halaman.

“Suhu lingkungan akan mempengaruhi jarak tempuh kendaraan listrik dan kinerja baterai. Jangkauan yang lebih luas dimungkinkan pada suhu lingkungan sedang. Sebaliknya, dalam cuaca yang sangat panas atau dingin, jangkauan mobil listrik akan berkurang,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi.

Berikut tips-tips jitu untuk mudik hemat baterai mobil listrik:

Perencanaan Matang
Rencanakan rute mudik dengan cermat, perhatikan lokasi SPKLU di sepanjang perjalanan dan perkirakan waktu pengisian daya. Gunakan aplikasi navigasi khusus mobil listrik yang menyediakan informasi SPKLU dan estimasi konsumsi baterai. Kemudian, hindari membawa beban berlebihan, karena dapat meningkatkan konsumsi baterai. Pertimbangkan jumlah penumpang dan barang bawaan dengan cermat. Pelajari karakteristik mobil listrik Anda, termasuk konsumsi baterai rata-rata dan waktu pengisian daya. Pahami juga jenis colokan SPKLU yang kompatibel dengan mobil Anda.

Gaya Mengemudi Hemat Energi
Hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Berkendara dengan santai dan stabil akan membantu menghemat baterai. Manfaatkan fitur cruise control untuk menjaga kecepatan konstan di jalan tol, sehingga konsumsi baterai lebih efisien. Manfaatkan juga sistem pengereman regeneratif, yang mengubah energi pengereman menjadi daya baterai. Lalu, matikan fitur yang tidak perlu seperti AC, radio, dan kursi berpemanas saat tidak digunakan.

Kondisi Jalan dan Pengaturan Kendaraan
Berkendara di tanjakan membutuhkan daya baterai lebih besar. Perlambat kecepatan dan gunakan mode Eco untuk menghemat baterai. Aktifkan mode Eco untuk mengoptimalkan pengaturan kendaraan dan menghemat baterai. Mode ini biasanya mengatur konsumsi energi AC, pemanas, dan performa mesin.

Perawatan Ban
Pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan angin yang rendah meningkatkan konsumsi baterai. Jangan lupa, periksa kondisi ban sebelum mudik. Ban yang aus atau bocor dapat menguras baterai dan membahayakan keselamatan.

Sebagai informasi, Bridgestone Indonesia memiliki lebih dari 370 Toko Model (TOMO) yang tersebar di seluruh Indonesia. Tempat menyediakan layanan pemeriksaan tekanan angin ban dan kondisi ban gratis, yang bisa dimanfaatkan pemudik.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita