Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotifSetelah Diakuisisi F1,...

Setelah Diakuisisi F1, Apakah Wanita Cantik Berpayung Akan Lenyap di Sisi Motor MotoGP?

Kamis, 4 April 2024 – 17:26 WIB

Jakarta, 4 April 2024 – Liberty Media sebagai pemilik perusahaan Formula 1 (F1) telah resmi mengakuisisi MotoGP. Keputusan ini berarti bahwa para umbrella girls yang biasanya menghiasi lintasan balap MotoGP akan dihapuskan.

F1 sebelumnya sudah memutuskan untuk tidak menggunakan grid girls setelah diakuisisi oleh Liberty Media. Alasannya, wanita-wanita yang berada di sirkuit dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

Saat ini, Liberty Media telah mengakuisisi sekitar 86% saham Dorna Sports. Sementara itu, pihak Dorna Sports akan tetap memegang 14% saham dalam bisnis tersebut.

Nilai perusahaan dari MotoGP diestimasi sebesar 4,2 miliar Euro, dan transaksi diharapkan selesai pada akhir tahun 2024. Setelah diakuisisi, muncul pertanyaan apakah umbrella girls akan tetap ada.

Di MotoGP sendiri, umbrella girl menjadi daya tarik sebelum balapan. CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menyatakan bahwa MotoGP akan tetap mempertahankan umbrella girls karena menghilangkannya dianggap sebagai sikap yang menentang perempuan.

“Saya pikir ini adalah masalah kebebasan. Kami tidak bisa mengatakan kepada siapa pun bahwa mereka tidak boleh berada di sana,” ujar Ezpeleta.

Ketika F1 berhenti menggunakan grid girls pada tahun 2018, Liberty Media menyatakan bahwa memajang gadis cantik tidak sesuai dengan nilai perusahaan dan bertentangan dengan norma masyarakat modern.

Namun, perubahan tersebut menuai kontroversi, beberapa mantan grid girls, termasuk Melissa James, menentang keputusan tersebut dan menyatakan bahwa itu merendahkan mereka.

“Mengatakan bahwa kami hanya berwajah cantik sangat menggelikan. Kami adalah pramuniaga. Kami harus belajar cara berbicara dengan orang lain dan membuat mereka tertarik dengan produk ini,” ungkapnya.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita