Wednesday, December 10, 2025

Dr Adrian Hidayat Kapus...

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan...

Minuman Herbal Indonesia dalam...

NOD. Smart Capsule Machine, sebagai bagian dari ekosistem JumpStart Indonesia, berhasil membawa cita...

Tim Kuasa Hukum PT...

Tim Kuasa Hukum PT Artha Bumi Mining (PT ABM) telah mengambil langkah untuk...

Lee Min Ho &...

Lee Min Ho dan Moon Ga Young sedang dalam pembicaraan untuk membintangi drama...
HomeKriminalSopir Taxi Online...

Sopir Taxi Online Pemalak Penumpangnya di Kembangan Bermotif Berencana Menikah

Keterangan pers mengungkap kasus pemerasan dengan kekerasan oleh oknum sopir Grab di Kembangan, Jakarta Barat yang berinisial MGS terhadap wanita berinisial C. Pemerasan dan penganiayaan tersebut terjadi di Tol Tangerang, ketika mobil yang dikendarai pelaku sudah mendekati wilayah tujuan korban, yakni Kembangan, Jakarta Barat.

Sopir taksi online berinisial MGS (25) yang meminta paksa uang Rp100 juta kepada penumpangnya wanita berinisial C (29) serta menganiaya korbannya di Kembangan, Jakarta Barat pada Senin (25/3) diketahui mengaku butuh biaya untuk menikah. “Dari hasil pendalaman penyidik, motif utama pelaku melakukan pengancaman dan meminta sejumlah uang karena kepepet mau menikahi pacarnya. Pada bulan April ini pelaku akan menikah tetapi belum ada biayanya,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi dalam jumpa pers di Jakarta.

Syahduddi juga menjelaskan bahwa pemalakan dan penganiayaan tersebut terjadi di Tol Tangerang, ketika mobil yang dikendarai pelaku sudah mendekati wilayah tujuan korban, yakni Kembangan, Jakarta Barat. Korban merasa curiga dan menanyakan mengapa dimasukkan ke dalam tol. Pelaku menjawab bahwa hanya mengikuti sesuai dengan peta digital yang ada di handphone-nya. Korban kemudian memeriksa handphone tersebut dan melihat bahwa jarak antara tempat tinggal korban (apartemen di Kembangan) dengan lokasi tersebut sekitar 11 menit.

Pelaku langsung menyodorkan handphone kepada korban sambil memaksa korban untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku. Korban mengatakan bahwa dirinya tidak punya uang sejumlah Rp100 juta, melainkan hanya Rp500 ribu. Korban pun sempat melarikan diri dari mobil namun berhasil ditangkap kembali oleh pelaku. Korban akhirnya berhasil melarikan diri setelah berteriak minta tolong kepada orang yang melintas di area jalan.

Korban melapor ke polisi dan pelaku berhasil ditangkap pada Jumat dini hari. Pelaku disangkakan dengan pasal pemerasan dengan kekerasan, pencurian dengan kekerasan, dan pengancaman yang dapat dikenakan sanksi penjara.

Source link

Semua Berita

Skandal Kasat Narkoba Polres Batu Bara: Dugaan Setoran Rp2 Miliar Dari Bandar Bento

Dugaan aliran dana sebesar Rp2 miliar kepada Kasat Narkoba Polres Batu Bara, AKP Ramses Panjaitan, telah memicu perhatian publik. Informasi yang beredar mengungkapkan bahwa dana tersebut diduga berasal dari bandar narkoba berinisial MD alias Bento, yang diyakini memiliki jaringan...

Pulangnya 56 WNI dari Myanmar oleh KBRI Yangon

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon telah mulai memindahkan 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy, menuju Mae Sot, Thailand, sebagai tahap awal dalam proses pemulangan ke...

Polsek Tanjung Priok Tangkap Pelaku Curanmor: Tersangka Ditahan

Di Jakarta Utara, seorang pria dengan inisial M telah ditangkap oleh polisi karena melakukan tindak pencurian kendaraan bermotor di Jl. Agung Timur 8, Kelurahan Sunter Jaya. Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyebutkan...

Kategori Berita