Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeBeritaApakah Program Bedah...

Apakah Program Bedah RTLH Sesuai Sasaran atau Sebaliknya?

Nusaperdana.com, Tanjungpinang – Saat ditemui di Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, dalam sesi wawancara terbatas dengan wartawan media ini, Rabu (15/5/2024) Kepala Dinas Perkim, Agustiawarman, S.Sos, MM mengungkapkan sorotan terhadap permasalahan yang membelit bantuan rumah yang tidak layak huni. Agustiawarman menegaskan bahwa segala laporan terkait rumah yang layak mendapatkan bantuan harus memiliki akurasi yang tinggi dan mencerminkan kebutuhan yang sesungguhnya.

Menurutnya, laporan-laporan ini datang dari ketua RT di masing-masing wilayah, yang kemudian dialihkan ke kantor kelurahan sebelum disurvei oleh SKPD terkait. Proses ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkannya, tanpa terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan, tegas dia.

Dikatakannya lagi, program bedah rumah tidak layak huni ini akan diprioritaskan bagi kelurahan yang masuk dalam kawasan kumuh dan kami telah meminta database RTLH dari kelurahan yang berdasarkan usulan-usulan kelurahan untuk rumah tidak layak huni, sebagian kelurahan sudah menjawab dan memberikan data tersebut, terangnya.

Namun, pertanyaan mendasar masih terlintas: Apakah proses ini benar-benar memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran? Ataukah ada potensi tertinggalnya rumah-rumah yang sebenarnya layak mendapatkan bantuan? Inilah yang akan menjadi fokus utama dalam sebuah pertanyaan mendatang.

Pada tempat terpisah, Agustri (46) melalui istrinya Rosi (40 tahun) warga tidak mampu tinggal di lingkungan RT 01/RW 10 Kelurahan Kampung Bulang, Kota Tanjungpinang ini mengisahkan, ia bersama anaknya yang masih balita menempati rumah tidak layak dihuni. Atap rumah bocor dan kayunya sudah lapuk, papan dinding di kamar sudah hancur semua.

“Saat hujan, rumah kami banjir, air tergenang dari depan sampai belakang. Terutama saat hujan tengah malam, kami tidak dapat tidur karena harus membuang air yang membanjiri lantai,” ujarnya.

Kami sangat berharap kepada RT dan pemerintah untuk mendapatkan bantuan bedah rumah serta memberikan kami solusi agar masalah rumah kami yang belum pernah mendapat bantuan bedah RTLH bisa teratasi.

Lanjutnya menceritakan, orang tua kami juga asli dari Kampung Bulang. Rumah yang kami tempati sekarang adalah warisan dari almarhum ayah dan ibu kami, tambahnya kepada media ini.

Masyarakat berharap, bahwa bantuan rumah yang tidak layak huni atau rumah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan dapat teratasi, tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi mereka yang sangat mengharapkannya. (Anes)

Semua Berita

Okki Prasetyo Terpilih Sebagai Pimpinan Perbasi Inhil: Masa Depan Baru

Okki Prasetyo Terpilih Sebagai Ketua Perbasi Inhil Okki Prasetyo,SE telah resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk periode kepengurusan mendatang. Musyawarah Kabupaten (MusKab) Perbasi Inhil yang diadakan di Hotel Inhil Pratama, Tembilahan,...

Penyerahan Jagung Petani di Polsek Sabak Auh: Dari Lapangan ke Bulog

Polsek Sabak Auh Salurkan Hasil Panen Jagung Petani ke Gudang Bulog Polsek Sabak Auh, Polres Siak, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan. Kali ini, personel Polsek Sabak Auh melaksanakan pengantaran hasil panen jagung...

Inovasi Jaringan Air Bersih Desa Bukit Melintang: Manfaat Gravitasi Perbukitan

Pemerintah Desa Bukit Melintang Hadirkan Inovasi Jaringan Air Bersih yang Revolusioner Pemerintah Desa Bukit Melintang, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakatnya. Salah satu inovasi terbaru yang dikembangkan adalah Program Jaringan Air...

Kategori Berita