Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeOtomotifYamaha Menjawab tentang...

Yamaha Menjawab tentang Kenaikan Harga Skutik Mio Lawas yang Kembali Digandrungi

Minggu, 5 Mei 2024 – 16:18 WIB

Jakarta, 5 Mei 2024 – Yamaha Mio lawas kembali naik lagi di kalangan pecinta otomotif, bahkan harganya pun cukup tinggi. Bagaimana Yamaha Indonesia melihat tren Mio yang kembali digandrungi?

Mio lama yang dipilih para kolektor adalah tahun-tahun tertentu saja yang menjadi incaran sehingga harganya tembus puluhan juta. Salah satunya adalah Mio 5TL atau edisi pertama yang masih menggunakan karburator.

Skutik yang diperkenalkan pada tahun 2003 ini, dijual dengan harga berkisar Rp10 jutaan hingga belasan juta di situs jual beli online. Harga tersebut dengan kondisi sudah direstorasi dan dimodifikasi.

Yamaha sendiri saat ini masih menjual generasi terbaru Mio, yaitu Yamaha Mio M3 125 versi 2024 dengan harga Rp17.750.000. Artinya, Mio lawas yang sedang ramai harganya hampir menyamai harga Mio baru.

Yamaha Indonesia menilai hal tersebut cukup wajar jika Mio lawas kembali banyak digandrungi saat ini. Sebab, hal tersebut kembali pada selera masing-masing.

“Aspek yang sudah dihentikan juga masih ada yang suka. Mio dengan model lawas juga masih diminati oleh sebagian orang,” ucap Asst GM Marketing & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro di Solo, Sabtu 4 Mei 2024.

“Namun itu kembali lagi pada selera masing-masing, mungkin juga tidak semua orang menyukai yang menggunakan karburator,” lanjutnya.

Skutik yang awalnya didesain untuk kaum wanita ini, ternyata sekarang banyak dipakai oleh kaum pria. Dan kini, Mio lawas malah dijadikan barang koleksi atau dipakai sesekali untuk nostalgia saja.

“Sekarang lebih sulit untuk merawatnya mungkin. Sekarang lebih simpel dengan sistem injeksi, mereka yang menginginkan teknologi yang up to date ada, itu semua sah-sah saja,” pungkas pria yang akrab disapa Anton ini, dikutip oleh VIVA Otomotif.

Source link

Semua Berita

Chery Raih 3.500 SPK di GIIAS 2026 – Chery Q Berjaya!

BestCar Indonesia – Chery Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil membukukan 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Angka ini meningkat sekitar 62.56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada GIIAS 2025...

Penjualan Geely Group Melonjak di GIIAS 2026: Geely EX2 Paling Dicari

Partisipasi Geely Group dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berhasil menarik perhatian dengan peningkatan signifikan dalam jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Total 3.033 SPK tercatat selama acara tersebut, menunjukkan minat yang semakin besar dari pasar terhadap produk...

Wuling Aira ev Membukukan Rekor Penjualan di Indonesia

Wuling Aira ev: Citycar Listrik Terbaru yang Disambut Hangat Konsumen Indonesia Wuling Aira ev, citycar listrik terbaru dari Wuling, telah mencatat lebih dari 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya dalam dua pekan setelah peluncuran nasional. Ini menunjukkan antusiasme tinggi konsumen...

Kategori Berita