Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaIni Pendapat Ketua...

Ini Pendapat Ketua HNSI Mengenai Musibah yang Terjadi pada Nelayan di Perairan Kabupaten Bintan

Nusaperdana.com, Bintan – Sebuah tongkang yang ditarik kapal tugboat melanggar satu unit pompong milik nelayan Mantang Baru, Kecamatan Mantang, Jumat (31/5/2024) subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Saat pompong dilanggar tongkang, dua nelayan melompat dan terombang-ambing di laut perairan Tanjung Berakit selama tujuh jam.

Dua nelayan Desa Mantang Baru yang mengalami kecelakaan di laut adalah Candra (23) dan Muklis (29). Mereka selamat setelah melompat ke laut dan terombang-ambing selama lebih kurang 7 jam sebelum diselamatkan kapal yang berlabuh di perairan Batu Putih, Jumat (31/5/2024) siang.

Candra dan Muklis pergi memancing dari Desa Mantang Baru pada Kamis (30/5/2024) dini hari WIB. Saat kejadian, tongkang yang ditarik tugboat melintas di sekitar pompong mereka tanpa membunyikan klakson. Candra dan Muklis terbangun saat tali tongkang tersangkut di pompong dan langsung melompat ke laut.

Mereka terombang-ambing di laut selama 7-8 jam dan akhirnya diselamatkan oleh kapal asing di lokasi. Muklis berenang ke kapal tanker sambil berteriak meminta tolong, kemudian dibawa ke atas kapal.

Setelah kejadian, mereka dibawa ke dermaga Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban oleh pihak Basarnas Tanjungpinang. Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, menyatakan bahwa kedua nelayan selamat dan telah diperiksa kesehatannya sebelum pulang ke keluarga.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Bintan, David, juga menyampaikan rasa syukurnya atas selamatnya nelayan Mantang Baru dari kecelakaan laut. Ia turut berduka cita atas korban nelayan warga desa Pangkil yang ditemukan tidak bernyawa. David juga mengingatkan masyarakat nelayan untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas di laut.

Semua Berita

KPK Diam-diam Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Jalan Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Penetapan itu dilakukan pada September 2026, tetapi lembaga antirasuah belum mengungkap identitas para tersangka kepada publik. Juru Bicara KPK Budi...

Biaya Haji 2027 Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah. Namun, jemaah tidak menanggung seluruh biaya tersebut secara langsung karena sebagian pembiayaan berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji. Kesepakatan itu diambil dalam rapat...

**5 Perwira Marinir Terpilih Pimpin Satuan Baru Bentukan Prabowo**

Lima perwira Korps Marinir TNI Angkatan Laut ditunjuk untuk memimpin lima satuan baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI dalam upacara HUT ke-81 TNI. Penunjukan itu mencakup satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri...

Kategori Berita