Wednesday, January 14, 2026

Sumpah Gubri Wahid: Uji...

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam...

Cibubur: Betrand Peto di...

Sinetron terkenal RCTI, Cinta Sepenuh Jiwa, akan mengadakan acara Meet & Greet di...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan...

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan...

Manfaat Alpukat untuk Pencernaan:...

Alpukat adalah buah yang terkenal karena kandungan lemak sehat dan tekstur creamy yang...
HomeprabowoPendekatan Humanis Lebih...

Pendekatan Humanis Lebih Efektif dalam Penanganan Konflik

KORAN GALA – Papua, dengan kekayaan alam dan budayanya, telah lama menjadi wilayah yang strategis sekaligus penuh tantangan bagi Indonesia. Konflik dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan salah satu isu yang memerlukan penanganan khusus, dimana pendekatan intelijen memainkan peran yang sangat penting.

Gerakan separatis OPM telah menjadi duri dalam daging bagi pemerintah Indonesia selama beberapa dekade. Konflik ini melibatkan tidak hanya aspek militer, tetapi juga sosial, ekonomi, dan budaya. Upaya penanganan yang hanya mengandalkan kekuatan militer seringkali tidak efektif dan malah memperburuk situasi.

Menurut peneliti kajian keamanan di Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Indonesia, Nida Rubini, intelijen memiliki peran kunci dalam memahami dan menangani konflik seperti ini. Di Papua, pendekatan intelijen yang efektif melibatkan pemahaman mendalam tentang kondisi sosial dan budaya setempat.

“Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah melakukan dialog dengan tokoh masyarakat dan pemimpin lokal untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai akar permasalahan serta aspirasi masyarakat Papua,” kata Nida dalam keterangan medianya, Rabu 22 Mei 2024.

Strategi Intelijen yang Efektif

Ia menyebutkan pada tahun 2017, di tengah meningkatnya ketegangan dengan OPM, intelijen TNI mulai mengimplementasikan pendekatan yang lebih humanis dan dialogis. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pengumpulan informasi, tetapi juga pada pemahaman dan penyelesaian konflik melalui cara-cara yang lebih damai dan inklusif.

“Salah satu keberhasilan besar dari strategi ini adalah penurunan signifikan dalam aktivitas kekerasan. Melalui dialog yang intens dan pendekatan kemanusiaan, banyak anggota OPM yang memilih untuk kembali ke pangkuan NKRI. Pendekatan ini membuktikan bahwa dialog dan komunikasi efektif bisa menjadi solusi yang lebih baik dibandingkan penggunaan kekerasan,” katanya.

Dikatakan, keberhasilan intelijen dalam menangani konflik di Papua tercermin dalam beberapa pencapaian penting. Salah satunya adalah penurunan kekerasan. Dengan menggunakan pendekatan dialog dan humanis, banyak anggota OPM yang meletakkan senjata mereka dan kembali ke NKRI, mengurangi insiden kekerasan di wilayah tersebut.

Di samping itu, pendekatan tanpa kekerasan juga berhasil meningkatkan kepercayaan publik dimana masyarakat Papua mulai merasakan adanya perubahan positif dalam pendekatan pemerintah dan TNI, yang lebih mengedepankan kemanusiaan dan kesejahteraan mereka.

“Dampak baik lainnya adalah pembangunan yang berkelanjutan, yaitu dengan berkurangnya konflik, pemerintah dapat lebih fokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi di Papua, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat,” jelasnya.

Dalam konteks ini, kata Nida, sosok seperti Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, yang pernah bertugas di Papua, menunjukkan bagaimana pendekatan dialogis dan humanis dapat diterapkan. Meskipun perannya penting, fokus utama tetap pada keberhasilan strategi intelijen yang lebih luas. Pengalamannya di lapangan menunjukkan bahwa prajurit TNI bisa bekerja untuk rakyat dengan penuh empati dan tanpa kekerasan.

Sumber: https://www.koran-gala.id/news/58712731523/pendekatan-humanis-lebih-efektif-dalam-penanganan-konflik

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita