Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaPetani dari Inhu...

Petani dari Inhu Berhenti Berjalan Kaki Menuju Istana Negara

Perwakilan petani dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau akhirnya memutuskan untuk menghentikan Aksi Jalan Kaki menuju Istana Negara setelah beberapa hari bergerak. Ketua umum Komite Pejuang Pertanian Rakyat (KPPR), Muhamad Ridwan, menyampaikan informasi ini langsung.

Muhamad Ridwan juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Jokowi, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, karena telah memberikan perhatian pada penyelesaian kasus masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu ini. Dia juga menyatakan bahwa pemerintah berpihak pada kemakmuran rakyat dalam penanganan konflik agraria.

Ridwan juga berterima kasih kepada Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono, Direktur Penanganan Konflik Tenurial Dan Hutan Adat Kementerian LHK, dan Camat Ciruas yang telah memberikan tempat untuk warga beristirahat. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Lampung, Jambi, Palembang, dan Banten yang bersolidaritas dalam perjuangan menuntut keadilan bagi petani di Inhu.

Aksi Jalan Kaki merupakan langkah perjuangan petani Inhu yang berkonflik dengan PT. Rimba Peranap Indah (RPI) untuk menuntut agar aspirasi dan persoalan mereka didengar dan diselesaikan. Ridwan menjelaskan bahwa keputusan untuk menghentikan aksi ini tidak diambil tanpa alasan.

Perwakilan aksi jalan kaki dalam keadaan baik meskipun ada yang mengeluhkan telapak kaki pecah-pecah dan lecet. Mereka beristirahat di Kantor Camat Ciruas Serang setelah perjalanan dari Islamic Center Banten menuju Alun-alun Kota Serang. Ridwan mengatakan bahwa keputusan untuk menghentikan aksi jalan kaki diambil setelah pertemuan di Media Center KLHK.

Adapun kesimpulan dari audiensi antara masyarakat dengan PT. RPI adalah menghentikan sementara kegiatan land clearing RKT Tahun 2024, membentuk tim bersama untuk indentifikasi dan verifikasi di lapangan, serta membahas tuntutan addendum setelah tim turun ke lapangan.

Dengan demikian, aksi jalan kaki petani Inhu telah dihentikan setelah pertemuan yang menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan konflik pertanahan dengan PT. RPI.

Semua Berita

KPK Diam-diam Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Jalan Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Penetapan itu dilakukan pada September 2026, tetapi lembaga antirasuah belum mengungkap identitas para tersangka kepada publik. Juru Bicara KPK Budi...

Biaya Haji 2027 Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah. Namun, jemaah tidak menanggung seluruh biaya tersebut secara langsung karena sebagian pembiayaan berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji. Kesepakatan itu diambil dalam rapat...

**5 Perwira Marinir Terpilih Pimpin Satuan Baru Bentukan Prabowo**

Lima perwira Korps Marinir TNI Angkatan Laut ditunjuk untuk memimpin lima satuan baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI dalam upacara HUT ke-81 TNI. Penunjukan itu mencakup satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri...

Kategori Berita