Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeOtomotifProdusen Mengungkap Alasan...

Produsen Mengungkap Alasan Penjualan Mobil Tertahan di 1 Juta Unit

Selasa, 2 Juli 2024 – 22:35 WIB

Jawa Barat – Pasar otomotif Indonesia saat ini mulai ramai dengan merek kendaraan baru dari berbagai negara. Tidak heran, sekarang sudah banyak mobil anyar berteknologi canggih yang hadir di Tanah Air.

Meskipun begitu, berdasarkan data dari Gaikindo, penjualan mobil secara nasional masih stagnan di angka satu juta unit per tahun atau one million trap. Hal ini sudah berlangsung selama kurang lebih satu dekade.

Mengetahui permasalahan ini, pabrikan otomotif asal Prancis, Citroen turut menanggapi hal tersebut.

Tan Kim Piauw selaku CEO Citroen Indonesia mengatakan bahwa penjualan mobil yang stagnan di angka satu juta unit tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya Covid-19.

“Saya lihat beberapa tahun kemarin stuck di angka (penjualan mobil) 1,2 juta unit setelah itu ada pandemi Covid-19 kan, nah turun lagi menjadi 1 juta unit. Itu salah satu faktornya,” ujarnya dikutip VIVA Otomotif di Puncak, Jawa Barat.

Kemudian, pesta politik juga turut memberikan dampak untuk industri otomotif Indonesia.

“Lalu, ada pesta politik. Untuk otomotif biasanya ada dampak, pelanggan biasanya menunda. Biasanya, mereka (konsumen) beli berdasarkan prioritas. Nah, itu cukup mempengaruhi,” tutur Tan Kim Piaw.

Faktor lainnya merupakan situasi perekonomian dunia. Menurutnya, setiap negara memiliki keterkaitan satu sama lain. Maka dari itu, bila satu negara di dunia ada permasalahan seperti dolar naik, hal ini bisa berdampak pada kurs mata uang.

“Kita suka atau tidak, jaman sekarang ini memang negara satu sama lain sudah saling terkait. Misal, mobil kalau ada di negara yang bermasalah seperti dolar naik, maka hal tersebut bisa mempengaruhi sisi mata uang kurs,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Lalu situasi dunia juga mempengaruhi vendor, sumbernya sudah multi bukan dari satu kota satu negara tertentu. Jadi, perekonomian dunia saat ini cukup berdampak terutama pada Indonesia terhadap pembelian mobil.”

Lebih lanjut, Tan pun mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan one million trap pada penjualan mobil.

“Berdasarkan keyakinan saya, dengan penduduk dan usia produktif Indonesia yang sangat besar, ini merupakan masalah waktu saja. Jadi kalau pada saatnya ini akan mengalami pertumbuhan terus menerus seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Tan Kim Piauw.

Source link

Semua Berita

Diecast Eksklusif IMX 2026, Buruan Kolektor Mancanegara

IMX 2026 akan menjadi ajang penting bagi kolektor diecast, bukan hanya bagi penggemar mobil modifikasi. Pameran yang mengusung tema “Next Gen Culture” ini menyiapkan tiga diecast eksklusif berskala 1:64, satu IMX Event Car, serta sejumlah rilisan kolaborasi yang diperkirakan...

**Perdana, Automechanika Jakarta 2026 Resmi Digelar di Indonesia**

Auto Mechanika Jakarta (AMJKT) 2026 resmi digelar di Nusantara International Convention Center (NICE), Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), Tangerang, pada Kamis, 24 September 2026. Pameran komponen dan aftermarket otomotif yang untuk pertama kalinya hadir di Indonesia ini berlangsung hingga...

Perdana, PermataBank GAIKINDO Auto Week 2026 Hadir di 10 Kota

Permata Bank GAIKINDO Auto Week (GAW) 2026 akan digelar serentak di 10 kota besar Indonesia pada 20–29 November 2026. Penyelenggaraan berskala nasional ini menjadi kali pertama GAW berlangsung bersamaan di Jakarta, Bali, Balikpapan, Bandung, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Solo,...

Kategori Berita