Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomePolitikPeluang Sandiaga di...

Peluang Sandiaga di Arena Pilkada Jabar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno telah muncul sebagai salah satu calon Gubernur Jawa Barat (Jabar). Sandiaga diusulkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon potensial yang akan diusung dalam Pilgub Jabar 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid berharap Sandiaga bersedia untuk bergabung dengan PKB. Ia mengatakan bahwa banyak kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga ingin melibatkan Sandiaga dalam pilkada.

Sandiaga bergabung dengan PPP pada bulan Juni 2023 setelah meninggalkan Gerindra. Sebelumnya, Sandiaga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Di PPP, Sandiaga pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu).

Berdasarkan hasil Pemilu 2024, PKB memiliki 13 kursi di DPRD Jabar. Untuk mengusung calon gubernur, sebuah partai atau koalisi partai harus memiliki total 15 kursi di DPRD. PKB dapat berkoalisi dengan PPP yang memiliki 6 kursi di DPRD Jabar untuk mengusung Sandiaga.

Analis politik dari Universitas Indonesia (UI), Cecep Hidayat, menilai peluang Sandiaga untuk memenangkan Pilgub Jabar kecil. Sandiaga akan bersaing dengan mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dan politikus Gerindra, Dedi Mulyadi.

Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa Ridwan Kamil masih populer di Jabar. Dalam simulasi dengan beberapa kandidat lain, tingkat elektabilitas Ridwan Kamil selalu di atas 50%. Pasangan RK-Bima Arya Sugiarto memiliki elektabilitas sebesar 52,8%.

Kesempatan Sandiaga untuk menang bisa meningkat jika Ridwan Kamil memilih untuk maju di Pilgub DKI. Sandiaga memiliki peluang lebih besar untuk menang jika bersaing dengan Dedi.

Meskipun demikian, Sandiaga Uno masih harus bekerja keras untuk meningkatkan elektabilitasnya di Jawa Barat. Para analis menekankan pentingnya PKB mencari dukungan dari partai lain untuk membentuk koalisi yang solid dalam Pilgub 2024.

Source link

Semua Berita

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Berikut Rinciannya

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Pembentukan satuan-satuan tersebut mencakup tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI...

Cara Ganti Foto KTP-el: Syarat dan Prosedur Terbaru

Foto pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tidak dapat diganti hanya karena pemiliknya merasa hasil foto lama kurang baik. Perubahan pas foto dimungkinkan, tetapi harus didasarkan pada kondisi tertentu yang membuat foto sebelumnya tidak lagi sesuai atau dokumen KTP-el...

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dan Maknanya

Setiap 1 Oktober, Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Tanggal tersebut ditetapkan untuk mengenang rangkaian peristiwa politik dan kekerasan pada 30 September hingga 1 Oktober 1965, ketika sejumlah perwira TNI Angkatan Darat diculik dan dibunuh. Peringatan ini sekaligus menempatkan Pancasila...

Kategori Berita