Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeprabowoPrabowo Subianto dan...

Prabowo Subianto dan PM Papua Nugini Duduk Bersama, Bahas Kemitraan Bilateral

Port Moresby – Indonesian Defense Minister and President-elect Prabowo Subianto conducted an official visit to Papua New Guinea, where he held a meeting with Papua New Guinea Prime Minister James Marape on Wednesday (21/8).

During the meeting, Prabowo and Marape discussed various issues, ranging from bilateral and international matters of mutual interest to steps that could be taken to further strengthen the strategic partnership that has long existed between Indonesia and Papua New Guinea.

“We (Indonesia and Papua New Guinea) have synergy. We complement each other, and there are many things that can be done in the sectors of food production, agriculture, fisheries, mining, minerals, and tourism. Indonesia looks forward to more cooperation with Papua New Guinea,” Prabowo explained.

In the education sector, Prabowo offered opportunities for Papua New Guinean youths to study at the Indonesian Defense University (Unhan). “I have also informed your defense minister that we are opening all military schools and institutions. If you want to send your young generation, we would be honored,” he added.

Meanwhile, Marape expressed his appreciation for Prabowo’s commitment to fostering peace and reconciliation, as well as continuing several programs initiated by President Joko Widodo.

He further noted that the relationship between Indonesia and Papua New Guinea has significantly improved, leading to positive outcomes and new opportunities for collaboration between the two countries.

“The walls that once limited the relationship between Papua New Guinea and Indonesia have now come down, opening up business opportunities between us, and cross-border movement, both of people and goods, has improved,” Marape concluded. (RR)

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita