Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeOtomotifHonda dan Nissan...

Honda dan Nissan Geser, BYD Menjadi Produsen Mobil Terbesar ke-7 di Dunia

Selasa, 27 Agustus 2024 – 13:46 WIB

Tokyo, VIVA – Pabrikan otomotif BYD asal China berhasil melampaui Honda dan Nissan, untuk menjadi pembuat mobil terbesar ke-7 di dunia berdasarkan jumlah penjualan mobil pada kuartal April-Juni.

Berdasarkan data dari MarkLines dan pabrikan mobil, BYD mencatat pertumbuhan penjualan kendaraan baru sebesar 40% dibandingkan tahun lalu, mencapai 980.000 unit. Dikutip VIVA dari laman Nikkei Asia, Selasa 27 Agustus 2024, peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh lonjakan penjualan di luar negeri, yang meningkat sekitar tiga kali lipat menjadi 105.000 unit.

Pada periode yang sama tahun lalu, BYD berada di peringkat ke-10 dengan penjualan 700.000 kendaraan. Kini, BYD telah mengungguli Nissan dan Suzuki serta untuk pertama kalinya mengalahkan Honda dalam penjualan kuartalan. Toyota masih memimpin sebagai pembuat mobil terbesar global dengan penjualan 2,63 juta kendaraan. Perusahaan otomotif Amerika Serikat, termasuk Ford, juga berada di depan BYD, meskipun BYD terus mengejar. Geely dan Chery dari China juga masuk dalam 20 besar penjual global.

Sementara itu, para pemain Jepang menghadapi tantangan. Penjualan Honda di China turun 40% pada bulan Juni, dan perusahaan berencana mengurangi kapasitas produksinya di sana. Suzuki menghentikan produksi di Thailand, dan Honda mengurangi kapasitasnya. China mengekspor 2,79 juta kendaraan pada paruh pertama tahun ini, mengungguli Jepang. BYD telah membuka pabrik perakitan kendaraan di Thailand dan merencanakan pabrik tambahan di Hongaria, Brasil, dan mungkin Meksiko. Untuk menghindari tarif tinggi, BYD juga merencanakan pabrik baru di Turki. Di sisi lain, Jepang dan AS tengah mempertimbangkan tarif tambahan untuk kendaraan listrik China, mempengaruhi dinamika pasar global.

Source link

Semua Berita

Wuling Eksion: SUV Elektrik 7-Seater untuk Keluarga

Wuling Eksion, SUV 7-seater yang baru diluncurkan di Indonesia, hadir sebagai kendaraan elektrifikasi pertama dari Wuling. Dengan pilihan sumber penggerak antara Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV), Eksion menawarkan fleksibilitas ruang kabin yang dapat sesuaikan dengan kebutuhan mobilitas...

15 Tahun Astra Siaga Lebaran: Layanan Terpadu di Jalur Mudik – Bestcar Indonesia

Program Astra Siaga Lebaran tahun ini akan melibatkan 600 teknisi mobil dan 1.092 teknisi sepeda motor Honda yang akan disiagakan di berbagai titik strategis jalur mudik nasional dari 17 hingga 28 Maret 2026. Setelah lebih dari 15 tahun mendampingi...

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Kategori Berita