Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeOtomotifBerhati-hatilah dengan Harga...

Berhati-hatilah dengan Harga Murah, Karena Kampas Rem Palsu Dapat Menyebabkan Bahaya pada Motor Anda

Sabtu, 31 Agustus 2024 – 12:09 WIB

Kampas rem adalah salah satu spare part yang termasuk dalam kategori fast moving, yang artinya perlu diganti secara cepat karena penggunaan sepeda motor. Hal ini wajar terjadi karena kampas rem bisa habis akibat gesekan.

Kampas rem bekerja dengan cara gesekan antara dua sisi kampas rem dengan piringan cakram. Saat pedal atau handle rem ditekan, master silinder akan mengalirkan minyak rem untuk mendorong piston di kaliper. Piston ini akan menekan kampas rem agar menjepit piringan cakram dan menghentikan laju kendaraan. Oleh karena itu, tugas kampas rem sangat vital karena menentukan seberapa efektif rem kendaraan tersebut.

Kampas rem merupakan komponen yang berfungsi untuk menekan piringan atau tromol dan menghentikan laju kendaraan. Gesekan yang terjadi akan membuat kampas rem semakin menipis seiring waktu.

Untuk mencari kampas rem, pengguna motor bisa melakukan pergantian di bengkel resmi atau bengkel umum. Namun, perlu diingat bahwa kampas rem palsu seringkali beredar di pasaran dengan harga yang lebih murah dari kampas rem asli. Meskipun kampas rem palsu ini menyerupai kampas rem asli dari segi kemasan, bentuk, dan hologram yang menempel di kemasan, namun kualitasnya dapat merugikan pengguna.

Kampas rem palsu memiliki struktur material yang lebih keras daripada kampas rem original, sehingga dapat menyebabkan piringan cakram terkikis. Gesekan antara kampas rem palsu dengan cakram juga dapat menyebabkan bunyi abnormal saat pengereman, yang bisa mengganggu pengendara. Meskipun kampas rem palsu mungkin lebih awet, namun tingkat keefektifan pengereman tidak sebaik kampas rem asli.

Kampas rem asli cenderung lebih empuk dan bisa bekerja dengan optimal, memberikan daya cengkram yang lebih baik pada saat pengereman. Oleh karena itu, hindarilah penggunaan kampas rem palsu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan berkendara Anda.

Source link

Semua Berita

15 Tahun Astra Siaga Lebaran: Layanan Terpadu di Jalur Mudik – Bestcar Indonesia

Program Astra Siaga Lebaran tahun ini akan melibatkan 600 teknisi mobil dan 1.092 teknisi sepeda motor Honda yang akan disiagakan di berbagai titik strategis jalur mudik nasional dari 17 hingga 28 Maret 2026. Setelah lebih dari 15 tahun mendampingi...

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Mitsubishi Meningkatkan Market Share hingga 8,5% pada Tahun Sulit 2025

Mitsubishi Indonesia berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 8,5% di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang tertekan sepanjang tahun 2025. Meskipun penjualan mobil nasional mengalami penurunan, Mitsubishi dapat mempertahankan stabilitas kinerja perusahaan dengan strategi produk dan pendekatan pasar yang tepat. Atsushi...

Kategori Berita