Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeprabowoBerkunjunglah ke Akmil...

Berkunjunglah ke Akmil Magelang, Taruna Australia Terinspirasi oleh Disiplin dan Ketekunan Taruna Indonesia

Para taruna Australia dari Royal Military College-Duntroon (RMC-D) yang berkunjung ke Akademi Militer (Akmil) Magelang mengungkapkan kesan mereka terhadap sikap disiplin dan kerja keras para taruna Indonesia. Kunjungan ini dilakukan dalam rangkaian acara kunjungan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, atas undangan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto untuk menandatangani peningkatan kesepakatan kerja sama pertahanan (DCA) RI-Australia.

Salah satu taruna Australia, Maxwell Jon Kiernan, menyatakan bahwa yang paling mereka dapatkan dari kunjungan ini adalah melihat betapa para taruna Indonesia di Akmil memiliki sikap kerja keras dan disiplin. Kesimpulan serupa juga disampaikan oleh taruna lainnya, Lola Kathleen May Charles, yang mengakui bahwa ketekunan para taruna Indonesia dalam berlatih dan belajar sangat menginspirasi mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Kapten Damon Radford sebagai perwira pertukaran menyebutkan bahwa sepuluh taruna Australia terlibat dalam program kunjungan ke Akmil selama sembilan hari. Mereka berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bersama taruna Indonesia, termasuk bimsus dan kelas Bahasa Inggris. Mereka juga mengunjungi beberapa tempat budaya seperti Candi Borobudur, Prambanan, Yogyakarta, dan Semarang sebelum kembali ke Australia.

Kunjungan taruna Australia ke Akmil juga menjadi momen yang memperkuat kerja sama antara kedua negara. Prabowo Subianto sendiri pernah berpartisipasi dalam program pertukaran antar akademi militer ke Royal Military College-Duntroon pada tahun 1974. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana kerja sama antara Australia dan Indonesia dapat terus ditingkatkan.

Berikutnya, rencananya adalah taruna Indonesia akan melakukan kunjungan balasan ke Australia pada tanggal 10-21 Oktober. Ini merupakan bagian dari program pertukaran antara kedua akademi militer sebagai upaya untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan antara Australia dan Indonesia.

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita