Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeOlahragaMasa Depan Carlos...

Masa Depan Carlos Pena Terancam

JAKARTA RAYA | JAKARTA

Nasib pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena diujung tanduk. Jika kalah melawan Arema FC, pada lanjutan Liga I pekan depan, maka pelatih asal Spanyol itu dipastikan selesai.

Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca menyatakan nasib Carlos Pena belum sepenuhnya aman meski berhasil membawa kemenangan melawan PSIS Semarang pekan lalu. Laga melawan Arema, menjadi penentuan nasib caretaker Thomas Doll ini.

IKLAN

GULIRKAN UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Masih belum aman. Kita lihat saja terus biar dia deg-degan,” ujar Prapanca di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dikutip inilah com, Selasa (22/10).

Diketahui, kemenangan melawan PSIS menjadikan Pena mengoleksi tiga kemenangan, tiga seri, dan dua kekalahan dalam delapan pertandingan pertamanya bersama Persija di Liga 1.

Pertandingan terdekat Persija adalah melawan Arema FC di Stadion Soepribadi, Blitar, pada akhir pekan ini. Prapanca mengatakan hasil melawan Singo Edan itu akan digunakan sebagai bahan evaluasi lebih lanjut untuk Pena. “Ya tentunya kita lihat di putaran pertama ini selesai,” jelas dia.

Ditanya butuh berapa kemenangan agar posisi Pena aman, Prapanca mengatakan setidaknya pelatih asal Spanyol itu mampu menyapu bersih semua kemenangan laga kandang Persija pada putaran pertama.

“Ya kami tentu mengharapkan kemenangan terus ya, paling tidak setiap pertandingan di kandang kita menang,” kata Prapanca.

Lebih lanjut, setelah mengungsi ke Bantul pada pertandingan kandang terakhir melawan PSM Makassar, Prapanca berharap klub kebanggaan The Jak Mania ini dapat menggelar pertandingan di Jakarta melawan Madura United pada 6 November mendatang, sembilan hari sebelum pertandingan timnas Indonesia melawan Jepang yang kemungkinan akan diadakan di tempat yang sama.

“Kami berharap bisa bermain di GBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno) atau di JIS (Jakarta International Stadium). Surat telah kami kirim, semoga dalam 1-2 hari ke depan ada respons, sedangkan di JIS sedang ada pembenahan pasca konser,”

“GBK sudah siap untuk menyambut timnas di sini lawan 15, semestinya tidak ada masalah. Tapi kembali lagi kami hanya penyewa jadi kami berharap manajemen masing-masing memahami permintaan kami,” tutupnya. (jr)

Source link

Semua Berita

Kejuaraan Menembak IARMI Jakarta 2026: Farhan dari Unhan Raih Juara 1

Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Jakarta baru saja sukses menggelar Kejuaraan Menembak dalam rangka Halal Bi Halal pada Minggu (19/4/2026). Acara ini berlangsung di Lapangan Tembak Pistol Rindam Jaya dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi bergengsi bagi ratusan...

Lomba Menembak IARMI Jakarta Pusat: Kesiagaan Warga Sipil

Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Dewan Pimpinan Kota (DPK) Jakarta Pusat mengadakan kegiatan strategis dengan mengambil inspirasi dari filosofi Voltaire yang menyatakan bahwa kemenangan selalu berpihak pada mereka yang menembak dengan baik. Di tengah situasi global yang semakin...

SEA Games 2027 Di Malaysia: Kemenpora Koordinasi dengan Kedubes

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mulai mempersiapkan langkah antisipasi untuk menyambut SEA Games 2027 di Malaysia. Menpora Erick Thohir bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia sedang merencanakan koordinasi logistik dan mobilitas atlet, mengingat pertandingan tersebar di...

Kategori Berita