Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeBeritaFermadani dan Abdul...

Fermadani dan Abdul Wahid Bersepakat untuk Membangun Infrastruktur di Inhil Jika Menang

Indragiri Hilir – Ada sesuatu yang menarik ketika masyarakat menghadiri Calon Gubernur Riau Nomor urut 1 H.Abdul Wahid dan Calon Bupati Inhil, Nomor urut 2 H.Ferryandi – H.Dani M Nursalam di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil pada Kamis (24/10/2024).

Tokoh masyarakat setempat, Ahmad Takbir, mengatakan bahwa Abdul Wahid dan Ferryandi-Dani M Nursalam adalah sosok yang sangat terbuka untuk berdiskusi, selalu santun, baik, ramah, dan bijaksana, sehingga mencerminkan pemimpin yang selalu mengutamakan dialog dengan masyarakat.

“Saya sangat terkesan setelah mendengarkan visi, misi, dan program yang ditawarkan oleh pak Wahid dan pak Ferryandi bersama Dani M Nursalam. Siapa yang tidak akan jatuh cinta setelah mendengarkan mereka berbicara tentang infrastruktur jalan, nelayan, pendidikan, kesehatan, dan pemberantasan narkoba,” ujar Ahmad Takbir.

Dia yakin bahwa masyarakat Kecamatan Tanah Merah akan senang memiliki seorang Gubernur yang memprioritaskan dialog, terlebih lagi dengan pengalaman Abdul Wahid, Ferryandi, dan Dani yang pernah menjadi anggota legislatif di DPR RI dan DPRD.

Ferryandi menuturkan bahwa Kabupaten Inhil memiliki wilayah yang luas sehingga diperlukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengatasi pembangunan infrastruktur.

Abdul Wahid dan Fermadani (Ferryandi bersama Dani) juga sepakat untuk memperhatikan nelayan sebagai pekerjaan utama masyarakat pesisir, seperti di Kecamatan Tanah Merah.

Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Inhil melalui perbaikan lahan perkebunan kelapa, sawit, dan pinang dari banjir serta melalui program 3 desa 1 ekskavator dan program 1 desa 1 ambulans.

Abdul Wahid setuju untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Enok, memperbaiki jalan berlubang, perbaikan kebun melalui pengadaan ekskavator, perhatian terhadap nelayan, pemberian pakaian gratis untuk anak-anak sekolah, dan menciptakan lapangan kerja.

Mereka juga siap mendukung pemberantasan narkoba, memberikan pemeliharaan kepada janda tua dan yatim piatu, memberikan insentif kepada penggali kubur, guru, dan penyelenggara jenazah.

Semua Berita

Cerita Kader Sekar Melati Kawal Tumbuh Kembang Anak di Riau

Di Desa Rimba Beringin, Tapung Hulu, Kampar, seorang kader Posyandu bernama Nurmayani Lubis mengungkapkan rasa kebingungannya ketika melihat ibu-ibu yang khawatir karena anak-anak mereka mengalami masalah kesehatan. Namun, sejak mengikuti Program PHR Peduli Stunting (PENTING) yang diselenggarakan oleh PT...

Apresiasi Masyarakat Desa Sekayan pada Polres Inhil untuk Ungkap Kasus Narkoba

Di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, warga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., beserta jajarannya atas keberhasilan dalam mengungkap kasus tindak pidana narkotika. Acara apresiasi tersebut berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di ruang...

Pihak Andoko Setijo Dikalahkan, Lahan 50 Hektar di Tapung Hilir

Pada tanggal 9 April 2026, pihak Ronny Granito Saing berhasil merebut kembali lahan sawit seluas 50 hektar di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir. Sebelumnya, lahan tersebut dikuasai oleh pihak Andoko Setijo yang diduga tidak memiliki dasar kepemilikan yang sah....

Kategori Berita