UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.

Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.
HomeBeritaBerziarah ke Makam...

Berziarah ke Makam Syekh Rozali, UAS Yakin Kepemimpinan Wahid Mampu Merawat Tradisi Spiritual

Nusaperdana.com,Rohil –  Calon Gubernur Riau Nomor Urut 1, Abdul Wahid, bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) dan rombongan, berziarah ke makam Khalifah Syekh Rozali, di Rumah Suluk Yayasan CH Rozali, Rokan Hilir (Rohil), pada Rabu (20/11/2024). 

Sebelum menuju makam, Abdul Wahid disambut meriah dengan penampilan silat. Sementara masyarakat setempat terlihat antusias mengabadikan momen tersebut. Sambutan hangat tersebut menunjukkan kedekatan masyarakat dengan calon Gubernur Bermarwah. 

UAS dalam kesempatan itu menceritakan  tentang sejarah sanad tarekat, sekaligus memberikan apresiasi terhadap keberadaan Rumah Suluk Rozali tersebut. Menurutnya, rumah Suluk yang mereka kunjungi berbeda dengan rumah Suluk lainnya

“Baru rumah Suluk ini yang bertahan bertahun-tahun. Biasanya rumah Suluk hanya bertahan sepuluh hari, tapi rumah Suluk ini sudah bertahan lama,” ujarnya. 

Dalam interaksi dengan masyarakat, UAS bertanya apakah mereka yakin Abdul Wahid bisa menjaga keberlanjutan rumah Suluk jika terpilih menjadi gubernur. 

“Bisa.” bisa jawab masyarakat. 

UAS pun menegaskan bahwa Abdul Wahid adalah sosok yang dekat dengan Tarekat Naqsyabandiyah dan memiliki latar belakang pesantren yang kuat. Ia yakin Wahid mampu menjaga dan melestarikan tradisi spiritual ini.

“Pilihlah gubernur yang mengamalkan tarekat,” pesan UAS. 

Sementara itu, Syeikh Usman Syaripudin, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehadiran Abdul Wahid dan UAS. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh kedua tokoh tersebut terhadap tradisi lokal dan budaya Riau.

Abdul Wahid sendiri dalam sambutannya menyatakan  madrasah dan tarekat memiliki sejarah penting dalam menegakkan agama dan budaya Melayu yang identik dengan Islam. Ia juga menambahkan  Islam diwarnai oleh tarekat dan ulama yang berdoa untuk kemakmuran negara.

“Jika diberikan takdir untuk memimpin Riau, kami akan terus menjaga dan mengembangkan budaya Melayu yang tak terlepas dari Islam, dan kami berharap dapat kembali silaturahmi dengan masyarakat di sini,” tutup Wahid.**

Source link

Semua Berita

Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian: Update Bhabinkamtibmas Terbaru

Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian Pada Rabu (13/5/2025), jajaran Polsek Pelangiran turut aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Teluk Bunian, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir. Upaya Polsek...

Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Vol. II

Bupati Bengkalis Meluncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II Pada hari Selasa, 12 Mei 2026, Bupati Bengkalis meluncurkan buku "Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II" yang berisi tentang sosok dan perjuangan para ulama terkemuka di Kabupaten Bengkalis....

Bupati Inhil Lepas Jamaah Haji ke Tanah Suci: Berita Terbaru

Bupati Inhil Berikan Pesan Khusus kepada Jamaah Haji Tembilahan - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memberikan pesan-pesan penting kepada jamaah haji saat melepas keberangkatan mereka dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci pada Rabu (29/4). Menurut Bupati Herman, ibadah haji adalah...

Kategori Berita