Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeOtomotifTips Menghindari Bahaya...

Tips Menghindari Bahaya Berkendara Motor di Angin Kencang

Musim hujan selalu membawa tantangan tersendiri bagi para pengendara motor. Mulai dari jalanan licin akibat genangan air, visibilitas yang terbatas karena hujan deras, hingga angin kencang yang tiba-tiba dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Sebagaimana dilaporkan oleh VIVA dari laman Motorcycle pada Selasa, 28 Januari 2025, penting bagi pengendara motor untuk memahami dampak dari angin kencang, terutama saat menggunakan motor tanpa pelindung angin yang besar.

Motor-motor kecil seperti motor 125cc atau model A2-compliant cenderung lebih rentan terhadap kondisi berangin daripada motor besar. Namun, motor petualang berukuran besar juga memiliki area permukaan yang lebih luas untuk terpengaruh oleh angin. Untuk mengurangi risiko saat berkendara di tengah angin kencang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Pertama, hindari membawa beban yang tidak perlu karena beban tersebut bisa terkena angin dan membuat pengendara sulit mengendalikan motor. Sebaiknya gunakan pannier atau kotak penyimpanan di motor dan letakkan beban serendah mungkin untuk mengurangi efek angin. Jika terpaksa menggunakan ransel, pastikan untuk lebih berhati-hati.

Kedua, selalu tetap rileks saat berkendara dalam kondisi berangin. Jangan tegang atau kaku, karena tubuh yang kaku akan lebih mudah terdorong angin. Pastikan tubuh fleksibel, kendurkan lengan sesekali agar tetap santai.

Terakhir, penting untuk memilih rute yang aman saat berkendara di tengah angin kencang. Hindari area dengan pohon tumbang atau jembatan besar yang rawan terkena angin kencang. Jika angin terlihat sangat kencang, pertimbangkan untuk menunda perjalanan atau mencari rute alternatif yang lebih aman. Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, pengendara motor dapat menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan mereka.

Semua Berita

Wuling Eksion: SUV Elektrik 7-Seater untuk Keluarga

Wuling Eksion, SUV 7-seater yang baru diluncurkan di Indonesia, hadir sebagai kendaraan elektrifikasi pertama dari Wuling. Dengan pilihan sumber penggerak antara Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV), Eksion menawarkan fleksibilitas ruang kabin yang dapat sesuaikan dengan kebutuhan mobilitas...

15 Tahun Astra Siaga Lebaran: Layanan Terpadu di Jalur Mudik – Bestcar Indonesia

Program Astra Siaga Lebaran tahun ini akan melibatkan 600 teknisi mobil dan 1.092 teknisi sepeda motor Honda yang akan disiagakan di berbagai titik strategis jalur mudik nasional dari 17 hingga 28 Maret 2026. Setelah lebih dari 15 tahun mendampingi...

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Kategori Berita