Monday, December 15, 2025

KPK Panggil Zarof Ricar:...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil terpidana kasus pemufakatan jahat dalam penanganan perkara terpidana...

Tips Mengatur Waktu Bermain...

Anak-anak yang bermain gadget perlu dibatasi, untuk itu Indonesia berencana membatasi penggunaan media...

Licin! Resbob Berpindah Lokasi,...

Polda Jawa Barat (Jabar) sedang menyelidiki video viral yang diduga memuat penghinaan terhadap...

Cristiano Ronaldo Bintang Fast...

Vin Diesel mengklaim bahwa Cristiano Ronaldo akan berperan dalam sekuel terakhir film Fast...
HomeGaya HidupPeran Budaya Permisif...

Peran Budaya Permisif dalam Memerangi Korupsi

Komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan negara untuk menghindari salah kelola dan kebocoran anggaran tidak terlepas dari upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Salah satu topik hangat belakangan ini adalah pernyataan Presiden Prabowo tentang memberi kesempatan kepada koruptor untuk mengembalikan aset hasil korupsi. Namun, hal ini tidak akan menghapus tanggung jawab mereka secara hukum. Pemerintah, melalui berbagai langkah dan upaya, menegaskan komitmennya untuk membasmi korupsi dan menegakkan hukum tanpa kompromi. Strategi nasional pencegahan korupsi telah dilakukan dengan fokus and sasaran yang tepat untuk menjadikan upaya pencegahan lebih efektif dan berdampak nyata.

Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis data hasil Survei Perilaku Anti Korupsi (SPAK) untuk mengukur tingkat perilaku antikorupsi masyarakat. Angka Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) untuk tahun 2024 menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan pentingnya pembiasaan nilai-nilai antikorupsi sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan, untuk membentuk perilaku yang jujur, bertanggung jawab, dan disiplin. Selain itu, laporan IPAK juga mengungkap bahwa penduduk di bawah usia 40 tahun cenderung lebih anti korupsi dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih tua.

Pendidikan dan lingkungan sosial memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku antikorupsi. Melalui pengajaran nilai-nilai antikorupsi sejak dini dan pengembangan sumber pengajaran yang sesuai, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih tahan terhadap praktik korupsi. Hal ini membuka peluang bagi pemerintah untuk lebih efektif dalam mengatasi korupsi dan membangun budaya anti korupsi di masyarakat.

Semua Berita

Tips Mengatur Waktu Bermain Gadget untuk Anak

Anak-anak yang bermain gadget perlu dibatasi, untuk itu Indonesia berencana membatasi penggunaan media sosial bagi anak mulai Maret 2026. Hal ini merupakan bagian dari implementasi PP Tunas (PP No. 17/2025) dan saat ini dalam masa transisi bersama platform digital...

Cristiano Ronaldo Bintang Fast and Furious: Pengumuman Sekuel Terakhir

Vin Diesel mengklaim bahwa Cristiano Ronaldo akan berperan dalam sekuel terakhir film Fast and Furious. Ronaldo, pemain sepak bola dengan skor tertinggi sepanjang masa, belum pernah terlibat dalam dunia akting sebelumnya. Dalam unggahan di Instagram, Diesel membagikan foto dirinya...

Tiffany SNSD & Byun Yo Han Kabar Pacaran & Menikah 2025

Tiffany SNSD dan aktor Byun Yo Han dikabarkan tengah menjalin hubungan romantis yang serius, bahkan disebut-sebut akan segera menikah. Menurut laporan dari Ilgan Sports, keduanya direncanakan akan melangsungkan pernikahan pada musim gugur tahun depan. Mereka pertama kali bertemu saat...

Kategori Berita