Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeGaya HidupPeran Budaya Permisif...

Peran Budaya Permisif dalam Memerangi Korupsi

Komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan negara untuk menghindari salah kelola dan kebocoran anggaran tidak terlepas dari upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Salah satu topik hangat belakangan ini adalah pernyataan Presiden Prabowo tentang memberi kesempatan kepada koruptor untuk mengembalikan aset hasil korupsi. Namun, hal ini tidak akan menghapus tanggung jawab mereka secara hukum. Pemerintah, melalui berbagai langkah dan upaya, menegaskan komitmennya untuk membasmi korupsi dan menegakkan hukum tanpa kompromi. Strategi nasional pencegahan korupsi telah dilakukan dengan fokus and sasaran yang tepat untuk menjadikan upaya pencegahan lebih efektif dan berdampak nyata.

Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis data hasil Survei Perilaku Anti Korupsi (SPAK) untuk mengukur tingkat perilaku antikorupsi masyarakat. Angka Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) untuk tahun 2024 menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan pentingnya pembiasaan nilai-nilai antikorupsi sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan, untuk membentuk perilaku yang jujur, bertanggung jawab, dan disiplin. Selain itu, laporan IPAK juga mengungkap bahwa penduduk di bawah usia 40 tahun cenderung lebih anti korupsi dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih tua.

Pendidikan dan lingkungan sosial memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku antikorupsi. Melalui pengajaran nilai-nilai antikorupsi sejak dini dan pengembangan sumber pengajaran yang sesuai, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih tahan terhadap praktik korupsi. Hal ini membuka peluang bagi pemerintah untuk lebih efektif dalam mengatasi korupsi dan membangun budaya anti korupsi di masyarakat.

Semua Berita

RIIZE Comeback Oktober 2026, Album Penuh Rilis 2027

RIIZE menyiapkan dua agenda perilisan musik dalam rentang Oktober 2026 hingga musim semi 2027. Rangkaian tersebut akan dimulai dengan sebuah single digital pada 26 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan comeback melalui album penuh pada tahun depan. Rencana itu diumumkan langsung...

**Identitas T-Rex Terbongkar! Marco Murka, Luna Tahu Prisil Selingkuh**

Rahasia Luna sebagai T-Rex akhirnya terbongkar di depan Marco setelah sebuah kecelakaan terjadi di arena balap. Pengungkapan itu menjadi salah satu konflik utama dalam tayangan sinetron Ternyata Ini Cinta, yang hadir hari ini pukul 17.40 WIB di RCTI Channel...

Konser Solo U-KNOW di Jakarta, Perjalanan Masa Kecil hingga Kini

U-KNOW mengemas konser solo perdananya di Indonesia sebagai perjalanan cerita, bukan sekadar rangkaian penampilan lagu. Melalui U-KNOW PROJECT 26: SCENE#1 in JAKARTA, penyanyi dan aktor Korea Selatan itu mengajak Cassiopeia mengikuti kisah yang bergerak dari masa kecil hingga dirinya...

Kategori Berita