Friday, January 23, 2026

Kapolres Bengkalis Peringatkan Tiga...

Kapolres Bengkalis, AKBP Fabrian Saleh Siregar, menegaskan komitmenya untuk menindak tegas anggota Polri...

Cha Eun Woo Pindahkan...

Kabar dugaan penggelapan pajak yang melibatkan aktor Korea, Cha Eun Woo, kini tengah...

Kunjungan Bupati Kasmarni: Pendidikan...

Bupati Bengkalis, Kasmarni, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, untuk...

Pemberitaan Media Inggris Membuat...

Pangeran Harry menghadiri sidang gugatan terhadap ANL pada Rabu, 21 Januari 2026, di...
HomeBeritaRekayasa Efisiensi Anggaran:...

Rekayasa Efisiensi Anggaran: Prabowo Sebut Gaji Dipotong

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ada pihak yang tidak senang dengan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini terkait dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Dalam efisiensi anggaran ini, gaji pegawai tidak akan dipotong, demikian diungkapkan oleh Prabowo. Ia juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berdampak pada gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Prabowo mengakui bahwa ada perlawanan terhadap upaya perbaikan tersebut namun ia yakin bahwa pembelaan terhadap rakyat akan mendapat dukungan. Menyusul penyelenggaraan efisiensi anggaran, Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang telah berkontribusi dalam penghematan anggaran.

Melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025, efisiensi anggaran dilakukan dengan merevisi anggaran belanja di kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 256,1 triliun dan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 50,59 triliun. Setiap menteri Kabinet Merah Putih diminta untuk melakukan identifikasi rencana efisiensi anggaran dan mengajukan persetujuan dari mitra Komisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Hasil identifikasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk direvisi anggaran Kementerian/Lembaga. Selain itu, para kepala daerah juga diminta untuk menyesuaikan APBD 2025 sebagai implikasi dari pemangkasan dana TKD.

Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa upaya efisiensi anggaran ini akan berhasil karena dilakukan demi kepentingan rakyat. Meskipun menemui perlawanan, Prabowo yakin bahwa dukungan rakyat akan tetap ada. Temuan efisiensi anggaran ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menciptakan penghematan anggaran tanpa mengurangi kesejahteraan pegawai negeri serta menunjukkan ketegasan dalam upaya pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Semua Berita

Kapolres Bengkalis Peringatkan Tiga Oknum Terlibat Pesta Narkoba-Berita Terbaru

Kapolres Bengkalis, AKBP Fabrian Saleh Siregar, menegaskan komitmenya untuk menindak tegas anggota Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Penegasan ini datang setelah pengungkapan kasus narkoba di Hotel Marina Bengkalis yang melibatkan tujuh tersangka, di mana tiga di antaranya adalah...

Kunjungan Bupati Kasmarni: Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan di Desa Bantan Timur

Bupati Bengkalis, Kasmarni, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, untuk memastikan pembangunan Desa berjalan inklusif, terutama di sektor pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan perempuan dari Suku Komunitas Adat Terpencil (KAT). Kunjungan dimulai di Satuan PAUD...

Kepemimpinan Panglima TNI sebagai Cerminan Tahap Demokrasi

Dalam demokrasi, Panglima TNI adalah pelaksana kebijakan, bukan aktor politik.

Kategori Berita