Thursday, March 5, 2026

Balap Liar Polres Bengkalis:...

Polres Bengkalis menggelar kegiatan balap lari di Jalan Pertanian dalam rangka menciptakan situasi...

Tabligh Akbar Penyejuk Hati...

RCTI menghadirkan program spesial "Tabligh Akbar Penyejuk Hati" sebagai bagian dari acara Ramadan...

Warga Bersatu Menyuarakan Keberatan...

Aktivitas permainan biliar di Desa Tanjung Datuk, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, mengundang...

5 Resto Jepang Terbaik...

Hidangan Jepang menjadi pilihan menarik untuk berbuka puasa di Jakarta, dengan restoran-restoran Jepang...
HomeOtomotifGubernur Jabar Dedi...

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Penyebaran Kendaraan Dinas: Solusi Baru?

Pada hari Minggu, 23 Februari 2025, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merasa kebingungan dengan jumlah kendaraan dinas yang dimilikinya. Hal ini membuatnya memutuskan untuk membagikan kendaraan tersebut ke berbagai instansi. Beberapa di antaranya adalah Toyota Alphard 2020, Hyundai Ioniq 5 2022, Hyundai Ioniq sedan 2020, Toyota Camry 2016, Toyota Crown 2017, dan mobil Patwal Hyundai Ioniq sedan 2020. Selain itu, ada juga mobil Patwal Toyota Altis 2014, mobil Patwal Toyota Fortuner 2014, Mercedes-Benz tipe Sprinter 315 CDI A3, Toyota Rush 2014, mobil box Suzuki APV 2016, dan Daihatsu Gran Max pick-up 2014.

Dalam akun Tiktok resmi miliknya, Dedi memperlihatkan mobil-mobil dinas tersebut, termasuk aset motor Pemerintah Provinsi Jawa Barat seperti sport naked Royal Enfield 2020, BMW Motorrad 2020, dan dua motor Patwal, Honda CB500X dan Yamaha Xmax 250. Dedi juga menyatakan niatnya untuk menyumbangkan motor Honda CB500X tersebut kepada Dishub untuk keperluan patroli guna membantu mengatasi kemacetan di Jawa Barat. Selain itu, motor tersebut juga akan digunakan untuk patroli oleh Satpol PP.

Dedi juga mengalokasikan mobil Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI A3 untuk dijadikan mobil rumah sakit keliling. Ia berencana agar mobil tersebut dilengkapi dengan fasilitas kesehatan seperti pemeriksaan jantung, ibu hamil, deteksi kanker, dan pemeriksaan darah. Selain itu, Dedi juga menginstruksikan agar beberapa kendaraan lain seperti Toyota Camry 2016, sedan listrik Ioniq, dan Ioniq 5 untuk disumbangkan atau dialokasikan ke dinas dan staf di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Keputusan Dedi untuk membagikan kendaraan dinas ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk menghindari penggunaan yang boros dan mahal perawatannya. Ia berharap dengan cara ini juga dapat membantu kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat yang lebih maksimal. Selain itu, Dedi sendiri hanya akan menggunakan Toyota Innova Zenix sebagai mobil dinasnya, karena menurutnya terlalu banyak kendaraan dinas justru akan menimbulkan biaya pemeliharaan, perawatan, dan pajak yang tinggi.

Semua Berita

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Mitsubishi Meningkatkan Market Share hingga 8,5% pada Tahun Sulit 2025

Mitsubishi Indonesia berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 8,5% di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang tertekan sepanjang tahun 2025. Meskipun penjualan mobil nasional mengalami penurunan, Mitsubishi dapat mempertahankan stabilitas kinerja perusahaan dengan strategi produk dan pendekatan pasar yang tepat. Atsushi...

Proyek Kleptokrasi: Pengaruhnya pada Industri Otomotif di Indonesia

PT Agrinas Pangan Nusantara telah mengimpor 105 ribu kendaraan niaga pikap dan truk ringan secara utuh dari India untuk digunakan dalam operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini telah menimbulkan berbagai kontroversi di dalam negeri. Pertanyaan pun muncul...

Kategori Berita