Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaProgram MBG Tahun...

Program MBG Tahun Depan: Butuh Rp28 Triliun!

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa diperlukan anggaran sebesar Rp25 triliun per bulan untuk mempercepat realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 82,9 juta anak. Jika percepatan program dimulai pada bulan September 2025, Dadan menyatakan bahwa total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp100 triliun. Hal ini dikarenakan anggaran yang telah tersedia sebesar Rp71 triliun sehingga tambahan sebesar Rp25 triliun per bulan diperlukan untuk mempercepat program tersebut.

Dadan juga menjelaskan bahwa anggaran untuk program MBG pada tahun 2026 diperkirakan akan mengalami peningkatan menjadi Rp28 triliun per bulan. Peningkatan anggaran tersebut akan diiringi dengan bertambahnya jumlah penerima manfaat program. Sebelumnya, program MBG telah berjalan di 38 provinsi, termasuk Papua Tengah yang baru dimulai pada 24 Februari 2025. Dadan juga mencatat penambahan 117 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sehingga total keseluruhan menjadi 693 SPPG.

Dengan perkembangan anggaran dan peningkatan jumlah penerima manfaat, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dadan Hindayana merupakan salah satu tokoh yang secara aktif terlibat dalam memastikan kesuksesan program tersebut dan terus memberikan informasi terkini terkait dengan perkembangannya.

Source link

Semua Berita

Karhutla di Kalsel: Kontrol yang Lebih Baik

Kondisi Karhutla di Kalimantan Selatan Lebih Terkendali Pada Jumat, 11 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami situasi yang lebih terkendali daripada di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan...

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Kategori Berita