Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeOtomotifIoniq 5 Mengalami...

Ioniq 5 Mengalami Masalah Setelah Recall: Apa yang Harus Dilakukan?

Hyundai Ioniq 5 N, mobil listrik performa tinggi yang sangat digemari oleh para penggemar otomotif, belakangan mengalami masalah serius setelah pembaruan perangkat lunak. Recall terhadap 1.508 unit Ioniq 5 N dilakukan oleh Hyundai karena cacat pada sistem pengereman, yang sebelumnya terkait dengan penggunaan mode left-foot braking yang dapat menyebabkan depresurisasi sistem ABS. Pembaruan perangkat lunak yang dirilis untuk mengatasi masalah tersebut justru membawa gangguan baru yang lebih berbahaya, yaitu akselerasi yang tidak terkendali setelah melepas pedal gas dalam mode N-shift.

Beberapa pemilik mobil melaporkan kejadian tersebut di forum IoniqForum serta membagikan video di Reddit yang menunjukkan mobil terus berakselerasi meskipun pengemudi telah melepas pedal gas. Kejadian ini tentu menimbulkan kekhawatiran serius, terutama saat berkendara di jalan raya yang padat. Selain masalah akselerasi, pengguna juga melaporkan perubahan lain setelah pembaruan perangkat lunak, seperti sistem augmented shifting yang terasa lebih halus dan suara efek buatan mobil yang menjadi lebih senyap.

Berdasarkan laporan pemilik kendaraan, sejumlah masalah ini telah dilaporkan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) di Amerika Serikat dan Hyundai. Hyundai Ioniq 5 N yang awalnya dikenal sebagai mobil listrik performa tinggi dengan desain futuristik dan tenaga besar, kini sedang menghadapi sorotan yang serius terkait dengan masalah pembaruan perangkat lunak yang menimbulkan risiko keselamatan pengguna.

Source link

Semua Berita

Wuling Eksion: SUV Elektrik 7-Seater untuk Keluarga

Wuling Eksion, SUV 7-seater yang baru diluncurkan di Indonesia, hadir sebagai kendaraan elektrifikasi pertama dari Wuling. Dengan pilihan sumber penggerak antara Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV), Eksion menawarkan fleksibilitas ruang kabin yang dapat sesuaikan dengan kebutuhan mobilitas...

15 Tahun Astra Siaga Lebaran: Layanan Terpadu di Jalur Mudik – Bestcar Indonesia

Program Astra Siaga Lebaran tahun ini akan melibatkan 600 teknisi mobil dan 1.092 teknisi sepeda motor Honda yang akan disiagakan di berbagai titik strategis jalur mudik nasional dari 17 hingga 28 Maret 2026. Setelah lebih dari 15 tahun mendampingi...

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Kategori Berita