Friday, February 13, 2026

Kafe My Love di...

Kafe My Love di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian...

Dongkrak Pariwisata Sulteng: Rute...

Pada Rabu, 11 Februari 2026, rute charter penerbangan Palu - Guangzhou resmi dibuka,...

Daftar Pemain Indonesia di...

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi tantangan berat di Piala Asia U-17 2026 setelah...

Prestasi Teknologi Chery Super...

Chery TIGGO 8 CSH adalah model pertama yang dilengkapi dengan teknologi Chery Super...
HomeBeritaPeninjauan Arus Balik...

Peninjauan Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk: Peningkatan Terlihat

Arus pemudik yang menuju ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, mulai meningkat seiring dengan arus balik pasca Lebaran 2025. PT. ASDP Indonesia Ferry mencatat peningkatan jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, dengan total mencapai 37.943 orang pada H+1 setelah Lebaran. Jumlah penumpang ini meningkat 24,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin, menyebut bahwa pihaknya telah mengerahkan 32 unit armada kapal untuk melayani jasa penyeberangan di Selat Bali. Dengan sistem keberangkatan yang terjadwal, kepadatan di pelabuhan bisa ditekan dan pengaturan perjalanan dapat dilakukan dengan lebih baik. Hal ini membuat kedatangan pemudik di pelabuhan terjadwal dan pengaturan arus balik dapat dilakukan efisien.

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan menuju pelabuhan, pihak terkait telah menyiapkan lokasi penampungan di Ketapang dan Gilimanuk. Sistem delaying telah diterapkan di seluruh pelabuhan, termasuk untuk penyeberangan Selat Bali. Di Ketapang, kendaraan penumpang diarahkan masuk ke Grand Watudodol dan dermaga Bulusan, sementara kendaraan barang diarahkan ke Lapangan Sepak Bola Areba dan Terminal Sritanjung. Sedangkan di Gilimanuk, Terminal Kargo dan Terminal Bus Gilimanuk menjadi lokasi mendukung sistem delaying untuk kendaraan penumpang, sedangkan untuk kendaraan barang, tersedia Jembatan Timbang Cekik.

Pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan kapal, optimalisasi operasional, dan pengelolaan antrean kendaraan agar arus balik berjalan lancar. Pengguna jasa penyeberangan diimbau untuk mengikuti jadwal keberangkatan dan menghindari puncak arus balik. Dengan disiplin pengguna jasa dan strategi operasional yang telah disiapkan, diharapkan perjalanan arus balik dapat berjalan nyaman dan efisien bagi masyarakat.

Source link

Semua Berita

Kafe My Love di Tapung: Kontroversi Layanan dan Produk

Kafe My Love di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian publik karena dugaan aktivitas yang dilakukan di tempat tersebut. Selain masalah perizinan, kafe ini juga dituduh menyediakan perempuan penghibur dan menjual minuman keras. Informasi yang beredar...

Penahanan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun: Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar telah menahan dua orang terkait dugaan pemalsuan surat tanah di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang. Kepala Desa Tarai Bangun berinisial AN (36) dan mantan Sekretaris Desa EK (49) yang kini bekerja sebagai staf...

Sinergi Ketua DPRD Inhil, PLN, dan Pemdes: Jaringan Listrik Desa Sialang Panjang

Rencana penambahan jaringan listrik oleh PT PLN (Persero) di Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Dukungan kuat dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan Taruna, ST, telah memastikan realisasi proyek...

Kategori Berita