TNI Bantu Pembangunan Koperasi...

Dukungan TNI memperluas jangkauan pembangunan Koperasi Merah Putih hingga pelosok desa.

Profesionalisme Organisasi Dinilai Penting...

Penataan internal militer dinilai harus kembali pada prinsip profesionalisme organisasi.

Akademisi UI Soroti Dinamika...

Universitas Indonesia mengangkat isu profesionalisme militer dalam diskusi akademik terbuka.

Kuliah Tamu UI Kupas...

Kajian akademik UI membahas ketidaksesuaian antara jumlah personel militer dan struktur jabatan yang tersedia.
HomeOtomotifRombongan Mobil Pemudik...

Rombongan Mobil Pemudik Nyasar di Sawah: Sorotan Google Maps

Google Maps adalah salah satu fitur yang disediakan oleh Google untuk mempermudah masyarakat modern dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna android, iOS, atau perangkat lainnya dalam perpindahan tempat, terutama bagi mereka yang tidak mengenal lokasi tujuan mereka. Dengan terhubung ke jaringan internet melalui satelit, Google Maps menyediakan informasi tentang lokasi, perencanaan rute, dan kondisi lalu lintas.

Meskipun memiliki beragam fitur yang berguna, tidak semua rute yang ditunjukkan oleh Google Maps selalu benar. Banyak video viral di media sosial yang menunjukkan orang tersesat akibat aplikasi navigasi tersebut. Pengguna kendaraan seringkali tersesat karena rute yang diberikan oleh teknologi ini mengikuti lemahnya jaringan internet atau memberikan rute alternatif saat lalu lintas macet, yang pada akhirnya memakan waktu perjalanan lebih lama.

Pada salah satu kejadian terbaru, seorang pengendara mobil dan rombongan mobil lainnya tersesat saat menggunakan Google Maps. Mereka disarankan untuk melewati jalan alternatif karena dugaan kondisi macet saat musim mudik Lebaran. Namun, akibatnya beberapa mobil malah tersesat dan masuk ke area pematang sawah atau perkebunan dengan permukaan jalan tanah. Kejadian ini terekam dalam video TikTok yang kemudian menjadi viral di platform tersebut.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi seperti Google Maps bisa mempermudah kehidupan sehari-hari, pengguna juga harus bijak dalam menginterpretasikan petunjuk yang diberikan. Memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang kondisi sekitar juga menjadi kunci utama dalam menggunakan aplikasi penunjuk arah ini. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat agar tidak tersesat atau mengalami kejadian yang tidak diinginkan saat menggunakan Google Maps.

Source link

Semua Berita

15 Tahun Astra Siaga Lebaran: Layanan Terpadu di Jalur Mudik – Bestcar Indonesia

Program Astra Siaga Lebaran tahun ini akan melibatkan 600 teknisi mobil dan 1.092 teknisi sepeda motor Honda yang akan disiagakan di berbagai titik strategis jalur mudik nasional dari 17 hingga 28 Maret 2026. Setelah lebih dari 15 tahun mendampingi...

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Mitsubishi Meningkatkan Market Share hingga 8,5% pada Tahun Sulit 2025

Mitsubishi Indonesia berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 8,5% di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang tertekan sepanjang tahun 2025. Meskipun penjualan mobil nasional mengalami penurunan, Mitsubishi dapat mempertahankan stabilitas kinerja perusahaan dengan strategi produk dan pendekatan pasar yang tepat. Atsushi...

Kategori Berita