Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeBeritaOknum Polisi Kapolri...

Oknum Polisi Kapolri Minta Maaf atas Kekerasan Terhadap Jurnalis

Pada hari Senin, 7 April 2025, pukul 09:10 WIB, Ipda E, seorang anggota tim pengamanan protokoler Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, secara terbuka meminta maaf kepada Makna Zaesar, seorang pewarta foto Perum LKBN ANTARA, terkait dugaan insiden kekerasan yang terjadi saat kunjungan Kapolri di Stasiun Semarang Tawang pada hari Sabtu, 5 April. Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah pertemuan di kantor Perum LKBN ANTARA Biro Jawa Tengah di Semarang pada malam Minggu. Rapat tersebut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto, Direktur Pemberitaan ANTARA Irfan Junaidi, pewarta foto ANTARA Makna Zaesar, dan Ipda E. Ipda E mengekspresikan penyesalannya atas kejadian tersebut dan berharap agar tugas ke depan dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis, profesional, dan dewasa.

Makna Zaesar telah menerima permintaan maaf tersebut, namun masih mengharapkan penanganan insiden tersebut secara serius dari institusi kepolisian. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyatakan penyesalan Polri atas insiden yang seharusnya tidak terjadi. Dia menekankan bahwa standar operasional dalam protokoler pengamanan seharusnya tidak berdasarkan emosi dan Polri akan melakukan penyelidikan serta memberikan sanksi jika ada pelanggaran. Selain itu, Irfan Junaidi dari ANTARA juga menyesalkan insiden tersebut dan menekankan pentingnya profesionalisme dan kerjasama antara Polri dan pers dalam melayani masyarakat. Semua pihak berharap agar kejadian ini dapat menjadi pembelajaran agar kemitraan antara Polri dan pers tetap terjaga dengan baik.

Source link

Semua Berita

Tuntutan Jaksa Terhadap Terdakwa Chromebook Ibrahim Arief Dinilai Tak Berdasar

Polemik perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook kembali memanas, dimana tim kuasa hukum terdakwa Ibrahim Arief alias Ibam menilai bahwa tuntutan jaksa tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan bertentangan dengan fakta yang terungkap di persidangan. R. Bayu Perdana, kuasa...

Poin-Poin Pertanyaan Terkait Dana Hibah DPRD Kampar

Komisi II DPRD Kabupaten Kampar diminta memberikan penjelasan resmi terkait proses penyaluran dana hibah Tahun Anggaran 2026 kepada sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Permintaan ini muncul setelah adanya klarifikasi dari Dinas Sosial Kabupaten Kampar mengenai penyaluran dana hibah tersebut....

Paripurna LKPj 2025 Rampung: Komitmen DPRD Kampar untuk Pengawasan Pemda

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kampar Tahun Anggaran 2025. Rapat yang dipimpin oleh pimpinan DPRD Kampar, Ahmad Taridi, merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap...

Kategori Berita