Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomeOtomotifOjol Suspend karena...

Ojol Suspend karena Tolak Penumpang Lawan Arus

Sebuah pengalaman pahit dialami oleh seorang driver ojek online setelah menolak ajakan penumpangnya untuk melawan arus dan berkendara tanpa helm. Alih-alih dihargai karena menaati aturan dan menjaga keselamatan, sang driver justru dilaporkan ke pihak perusahaan dan diberi sanksi suspensi. Insiden dimulai ketika penumpang yang dijemput oleh driver tersebut menolak menggunakan helm dan meminta untuk melintasi jalur berlawanan demi mempercepat perjalanan.

Driver dengan lugas menolak permintaan tersebut karena menyadari risiko keselamatan dan adanya kamera tilang elektronik di sekitar lokasi. Penumpang yang emosi kemudian mengatakan bahwa alasan ia enggan mengenakan helm adalah karena harga sampo yang dipakainya lebih mahal dari pendapatan driver ojol. Ucapan ini menjadi viral dan memicu simpati dari netizen terhadap driver tersebut.

Setelah tidak puas, penumpang memilih memesan ojol secara offline yang bersedia membawanya melawan arus dan tanpa helm. Namun, tindakan driver yang menolak permintaan berbahaya tersebut malah berujung pada laporan atas dugaan penyebaran data pelanggan dan sanksi dari perusahaan aplikasi. Kisah ini mendapat banyak dukungan di media sosial, dengan banyak warganet memberikan pujian dan dukungan moral terhadap sang driver. Dukungan dari netizen menunjukkan penghargaan terhadap perilaku driver yang teguh pada prinsipnya.

Source link

Semua Berita

Pengiriman Lebih dari 5.000 Unit Geely EX2 ke Konsumen di Indonesia & Thailand

Geely Auto Indonesia baru-baru ini mengadakan acara handover ceremony untuk 100 konsumen pertama Geely EX2 di Teater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 28 Februari 2026. Acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi juga di Thailand...

Mitsubishi Meningkatkan Market Share hingga 8,5% pada Tahun Sulit 2025

Mitsubishi Indonesia berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 8,5% di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang tertekan sepanjang tahun 2025. Meskipun penjualan mobil nasional mengalami penurunan, Mitsubishi dapat mempertahankan stabilitas kinerja perusahaan dengan strategi produk dan pendekatan pasar yang tepat. Atsushi...

Proyek Kleptokrasi: Pengaruhnya pada Industri Otomotif di Indonesia

PT Agrinas Pangan Nusantara telah mengimpor 105 ribu kendaraan niaga pikap dan truk ringan secara utuh dari India untuk digunakan dalam operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini telah menimbulkan berbagai kontroversi di dalam negeri. Pertanyaan pun muncul...

Kategori Berita