Wednesday, January 21, 2026

Mengapa Pasal 433–434 KUHP...

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa wartawan tidak dapat dipidana maupun digugat secara...

Insanul Fahmi: Panggilan Polda...

Insanul Fahmi, seorang pengusaha, akhirnya datang untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan...

Perlindungan Hukum Wartawan Saat...

Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan pentingnya perlindungan hukum khusus bagi wartawan guna mencegah praktik...

Penolakan PKS Pesantren Al...

Aksi penolakan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang...
HomeOpiniMedia dalam Politik...

Media dalam Politik dan Ekonomi: Analisis Mosco

Memahami media tidak hanya sebatas isi dan konteks informasi yang disampaikan kepada publik, namun juga melibatkan unsur ekonomi dan politik. Vincent Mosco, seorang pakar komunikasi yang dikenal dengan pendekatannya dalam ekonomi politik media, mengajak kita untuk melihat media secara holistik. Artinya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi, hiburan, dan pendidikan, tetapi juga terlibat dalam pertarungan kepentingan ekonomi dan politik.

Mosco menekankan pentingnya menganalisis media dengan melibatkan aspek ekonomi dan politik kekuasaan. Siapa yang memiliki media, siapa yang mengatur, dan kebijakan seperti apa yang diterapkan, semuanya memengaruhi konten yang disajikan kepada publik setiap hari. Media, ekonomi, dan politik kekuasaan saling terkait dan berpengaruh satu sama lain. Pemilik media harus mempertahankan aspek ekonomi dalam menjalankan media, sementara hubungan dengan politik kekuasaan dipengaruhi oleh pemerintah saat itu.

Dalam konteks negara demokrasi, kebebasan pres sebagai bagian dari hak asasi manusia harus dijaga. Media memiliki peran kritis dalam memantau dan mengkritisi kekuasaan pemerintah. Namun, hubungan antara media, kekuasaan politik, dan ekonomi tidak selalu sejalan. Terkadang, media terpengaruh oleh kepentingan politik atau ekonomi tertentu, sehingga netralitas media dipertanyakan.

Dalam konteks regulasi media, keterlibatan negara sebagai regulator juga mempengaruhi hubungan media dengan publik. Kritis melestarikan netralitas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sangat penting. Dengan memahami hubungan antara media, ekonomi, dan politik, pembaca menjadi lebih kritis dalam menerima berita atau informasi dari media. Sudut pandang yang beragam dan objektivitas dalam menampilkan fakta sangat penting dalam membangun kesadaran publik.

Source link

Semua Berita

Negara Andalkan Aplikator: Cerdas dan Kompetitif

Di Indonesia, aplikasi digital semakin merajalela dan menciptakan ekosistem yang dinamis namun penuh kontradiksi. Meskipun aplikasi ini menawarkan kemudahan akses, namun juga menimbulkan perselisihan antara kepentingan perusahaan dan hak-hak pekerja. Regulator tampaknya melemparkan tanggung jawabnya pada peraturan menteri yang...

Menjaga Pariwisata Indonesia: Pentingnya Konservasi dan Keberlanjutan

Pariwisata Indonesia masih dihantui oleh masalah sampah yang menjadi perhatian utama. Masalah ini bukan hanya soal kebersihan semata, tetapi juga berkaitan dengan lingkungan, kenyamanan wisatawan, dan citra negara. Terutama di destinasi pariwisata di wilayah kepulauan, sampah yang dibuang sembarangan...

Haji: Lebih dari Perjalanan Fisik Menuju Tanah Suci

Setiap tahunnya, jutaan umat Islam merindukan kesempatan untuk beribadah haji ke Tanah Suci. Namun, Prof. Dr. Aswadi, M.Ag, Konsultan Bimbingan Ibadah Haji Daker Madinah PPIH Arab Saudi 2025, menegaskan bahwa haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci....

Kategori Berita