Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomePolitikMFA ASN: Panduan...

MFA ASN: Panduan Aktivasi Melalui Situs Digital BKN

Ketika berbicara tentang keamanan data digital, instansi pemerintah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memberikan perhatian khusus. Risiko peretasan dan aksi phishing semakin meningkat, oleh karena itu perlindungan data digital menjadi hal utama. Pada bulan April 2025, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkenalkan sistem terbaru dengan fokus pada keamanan data kepegawaian. Salah satu fitur penting dalam sistem ini adalah Multi-Factor Authentication (MFA), yang bertujuan melindungi data ASN. Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Kepala BKN, menekankan pentingnya data sebagai aset strategis dalam era digital untuk mendukung inovasi dan efisiensi.

MFA (Multi-Factor Authentication) merupakan metode keamanan digital yang mengharuskan pengguna melewati lebih dari satu tahap verifikasi saat mengakses sistem BKN. Fitur ini memberikan perlindungan ekstra terhadap data penting ASN, dengan meminta pengguna untuk melakukan verifikasi tambahan seperti menggunakan kode OTP. Langkah-langkah untuk mengaktifkan MFA termasuk mengunjungi situs resmi BKN, memasukkan username dan kata sandi, dan mengikuti langkah-langkah verifikasi yang ditunjukkan. Seluruh PNS dan PPPK wajib mengaktifkan fitur MFA sebelum tanggal 13 April 2025.

Dengan adanya MFA, data kepegawaian ASN akan lebih terlindungi dari risiko kebocoran akibat peretasan atau serangan phishing. Pengguna juga diingatkan bahwa setelah tanggal yang ditentukan, akses ke data dan layanan kepegawaian hanya akan dapat dilakukan melalui portal ASN Digital. Pengguna yang belum mengaktifkan MFA tidak akan bisa mengakses data tersebut. Inilah upaya BKN untuk meningkatkan keamanan data digital dan melindungi informasi sensitif ASN dari ancaman yang ada.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita