Kementerian Kehutanan dan Yayasan...

Megamendung diarahkan menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan fungsi ekologis.

Megamendung Menjadi Pusat Konservasi...

Megamendung berkembang menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan ekosistem kawasan hulu.

Rumor tentang Yasser Arafat...

Opini Broto Wardoyo membahas bagaimana citra Yasser Arafat dibentuk oleh konflik narasi yang berkepanjangan.

Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.
HomeBeritaDetonator Diduga Biang...

Detonator Diduga Biang Kerok Ledakan Garut: TNI AD Komentar

TNI Angkatan Darat (AD) memberikan tanggapan terkait temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI terkait ledakan amunisi tidak layak pakai di Garut, Jawa Barat. Menurut Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana, TNI AD menghargai semua masukan dan rekomendasi dari seluruh pihak terkait peristiwa tersebut. Semua saran akan dievaluasi dan dijadikan pertimbangan untuk pengambilan keputusan selanjutnya. Wahyu juga menegaskan komitmen TNI AD untuk selalu terbuka dan menghargai setiap masukan dari berbagai pihak.

Dalam temuan Komnas HAM, disebutkan bahwa ledakan amunisi di Garut disebabkan oleh sisa detenator yang masih ada. Abdul Haris Semendawai, Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, menjelaskan bahwa kejadian tersebut dipicu oleh ledakan sisa detenator yang sebelumnya akan dimusnahkan. Para korban, yang terdiri dari anggota TNI dan warga sipil, mengalami luka bakar berat dan beberapa di antaranya meninggal dunia.

Komnas HAM merekomendasikan agar lahan tersebut ditutup permanen dan dikembalikan sebagai kawasan konservasi. Mereka juga meminta agar ke depannya TNI memastikan tidak ada warga sipil yang terlibat dalam kegiatan pemusnahan amunisi yang berbahaya. Temuan Komnas HAM menunjukkan bahwa para pekerja tidak dilengkapi dengan peralatan khusus atau alat pelindung diri dalam menjalankan pekerjaan mereka, serta tidak melalui proses pelatihan yang tersertifikasi.

Peristiwa tragis ini menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan dalam proses pemusnahan amunisi tidak layak pakai. Semua pihak diharapkan dapat belajar dari kejadian ini untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Source link

Semua Berita

Kajari Rohul Terima Kunjungan Ketua KPU Rohul: Sinergi Lembaga

Artikel Terbaru Kajari Rokan Hulu Terima Kunjungan Silaturahmi dari Ketua KPU Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rokan Hulu, Fredy F. Simanjuntak, S.H., M.H., mendapatkan kunjungan silaturahmi dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu, Cepi Abdul Husen, beserta jajaran di Ruang...

Sekda Rohul H. Yusmar Sambut kepulangan 190 Jamaah Haji di Bandara Tuanku Tambusai

Kepulangan 190 Jamaah Haji dari Tanah Suci Disambut Penuh Kehangatan di Rokan Hulu Pulang dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah haji selama sebulan, 190 Jamaah Haji asal Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 disambut meriah. Kedatangan mereka di Bandara Tuanku Tambusai...

Wujud Kepedulian Polri: IPTU Iwan Saputra Salurkan Bantuan Pertanian

Bantuan Bibit dan Pupuk untuk Petani di Desa Baung Rejo Jaya Pada Selasa (16/6/2026) lalu, Kapolsek Pelangiran IPTU Iwan Saputra, S.H., M.H. beserta personel Bhabinkamtibmas turut serta dalam kegiatan penyaluran bantuan berupa bibit dan pupuk kepada petani di Desa Baung...

Kategori Berita