Thursday, January 15, 2026

Pipa Gas PT TGI...

Telah terjadi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun...

Pamer Cincin Kawin Rully...

Rully Anggi Akbar dengan tegas membantah rumor yang menyebut bahwa dia dan istrinya,...

Lima Orang Dilaporkan ke...

Dugaan penyerobotan lahan sawit berskala besar mencuat di Kabupaten Kampar, Riau. Lima orang...

Makanan Rawan Mikroplastik yang...

Mikroplastik, sebagian besar dikenal hadir dalam makanan laut, namun penelitian menunjukkan bahwa mereka...
HomeprabowoPrabowo's Reforms Boost...

Prabowo’s Reforms Boost Indonesia’s Food Production Growth

Pada Konferensi Ekonomi Internasional St. Petersburg tahun 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan lonjakan produksi pangan negara yang mencatat rekor, yang secara langsung dikaitkan dengan reformasi regulasi menyeluruh dan langkah-langkah anti-korupsi yang diterapkan selama bulan-bulan awal pemerintahannya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato kuncinya di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) 2025 pada Jumat (20 Juni).

Sejak tujuh bulan pemerintahanku, produksi beras dan jagung naik sekitar 50 persen—peningkatan terbesar dalam sejarah Indonesia,” ungkap Prabowo kepada audien pemimpin global, pejabat terkemuka, dan tokoh bisnis internasional. Presiden menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak bersifat kebetulan, melainkan hasil pergeseran kebijakan yang disengaja yang difokuskan pada deregulasi dan penegakan anti-korupsi yang ketat di sektor pertanian dan pangan.

Kenaikan ini dimungkinkan dengan memangkas birokrasi, menghapus regulasi yang menghambat, dan tegas dalam memberantas korupsi. Salah satu hasil yang paling mencolok, menurut Prabowo, adalah cadangan beras nasional Indonesia yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, mencapai 4,4 juta ton—suatu tonggak yang ia deskripsikan sebagai dasar bagi tujuan yang lebih ambisius. Target empat tahun kami adalah swasembada pangan dan menjadi pengekspor bersih beras dan jagung,” tegasnya.

Keamanan pangan, tambah Prabowo, merupakan batu penjuru dari empat prioritas strategis pemerintahannya: swasembada pangan, kemandirian energi, reformasi pendidikan, dan percepatan industrialisasi. Dalam penampilan debutnya di sebuah forum ekonomi internasional utama sebagai presiden, Prabowo juga menekankan keyakinannya pada pendekatan ekonomi yang seimbang. “Saya memilih jalan tengah—menggandeng kekuatan kapitalisme sambil tetap mempertahankan intervensi pemerintah untuk menghapus kemiskinan dan kelaparan serta melindungi yang rentan,” katanya.

Pencapaian di bidang pertanian, saran Prabowo, menempatkan Indonesia untuk berperan lebih prominent di panggung global, khususnya melalui keanggotaannya baru-baru ini di BRICS dan keterlibatannya yang semakin dalam dengan Bank Pembangunan Baru. Dengan reformasi ini mulai menunjukkan hasil, Indonesia mengisyaratkan niatnya tidak hanya untuk mengamankan kemakmuran di dalam negeri tetapi juga untuk muncul sebagai kekuatan yang kredibel dan konstruktif dalam tatanan ekonomi internasional.

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita