Thursday, January 15, 2026

Pipa Gas PT TGI...

Telah terjadi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun...

Pamer Cincin Kawin Rully...

Rully Anggi Akbar dengan tegas membantah rumor yang menyebut bahwa dia dan istrinya,...

Lima Orang Dilaporkan ke...

Dugaan penyerobotan lahan sawit berskala besar mencuat di Kabupaten Kampar, Riau. Lima orang...

Makanan Rawan Mikroplastik yang...

Mikroplastik, sebagian besar dikenal hadir dalam makanan laut, namun penelitian menunjukkan bahwa mereka...
HomeBeritaNanti di Pengadilan:...

Nanti di Pengadilan: Ijazah Asli Akan Saya Tunjukkan

Presiden Joko Widodo menjawab secara langsung isu yang tengah hangat diperbincangkan oleh publik terkait tuduhan ijazah palsu serta wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dengan tenang, Jokowi menegaskan bahwa dua isu tersebut bukan sekadar opini liar, melainkan bagian dari agenda politik besar yang bertujuan untuk merusak reputasinya. Dalam pernyataannya kepada wartawan di kediaman pribadinya di Banjarsari, Solo, Jokowi menunjukkan bahwa hal tersebut terlihat sebagai bagian dari agenda politik yang lebih besar.

Presiden menegaskan bahwa ia mengikuti perkembangan isu tersebut namun tetap menjaga sikap yang tenang. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar dan akan dibuktikan melalui jalur hukum. Terkait tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan padanya, Jokowi memastikan bahwa proses hukum telah berjalan dan ia siap menunjukkan bukti asli di pengadilan. Jokowi menunjukkan sikap yang tegas namun juga santai dalam menghadapi tuduhan-tuduhan yang dilontarkan.

Selain Jokowi, putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, juga menjadi target serangan politik terkait keabsahan ijazahnya. Meskipun telah dibantah berkali-kali, isu ini terus bergulir dan bahkan mencuat wacana pemakzulan terhadap Gibran. Hal ini semakin memperkeruh situasi politik, terutama setelah Pemilu 2024 yang masih meninggalkan ketegangan di berbagai lini. Namun, Jokowi telah menempuh jalur hukum untuk menanggapi tudingan-tudingan yang dinilai mencemarkan namanya.

Dengan langkah melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong, Jokowi menunjukkan bahwa ia tidak akan tinggal diam dalam menghadapi serangan politik. Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya tidak gentar menghadapi tuduhan-tuduhan tersebut dan berkomitmen untuk menuntaskan perkara tersebut lewat jalur hukum, termasuk menghadirkan bukti ijazah asli di pengadilan.

Source link

Semua Berita

Pipa Gas PT TGI Meledak di Desa Batu Ampar: Polres Inhil Lakukan Pengamanan

Telah terjadi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB. Kejadian dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ketika suara ledakan terdengar...

Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar Terkait Serobot Lahan Sawit

Dugaan penyerobotan lahan sawit berskala besar mencuat di Kabupaten Kampar, Riau. Lima orang dilaporkan ke Polres Kampar oleh Ronny Granto Saing atas dugaan menguasai kebun sawit seluas 50 hektare di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, dengan menggunakan dokumen yang...

Sumpah Gubri Wahid: Uji di Pengadilan, Bukan Opini Publik

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus yang melibatkan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid. Sanusi mempertegas bahwa sumpah yang diucapkan oleh Gubri Wahid harus diuji secara hukum di pengadilan untuk menghindari...

Kategori Berita