Friday, February 13, 2026

Kafe My Love di...

Kafe My Love di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian...

Dongkrak Pariwisata Sulteng: Rute...

Pada Rabu, 11 Februari 2026, rute charter penerbangan Palu - Guangzhou resmi dibuka,...

Daftar Pemain Indonesia di...

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi tantangan berat di Piala Asia U-17 2026 setelah...

Prestasi Teknologi Chery Super...

Chery TIGGO 8 CSH adalah model pertama yang dilengkapi dengan teknologi Chery Super...
HomeprabowoPrabowo Sita Penggiling...

Prabowo Sita Penggiling Padi Nakal, Berikan Kepada Koperasi

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberikan peringatan kepada para pelaku usaha penggilingan padi untuk tidak memainkan harga yang dapat merugikan petani dan penduduk Indonesia. Beliau menegaskan bahwa tidak akan ragu untuk mengambil alih usaha penggilingan padi yang tidak patuh dan menyerahkannya kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pernyataan tersebut didasari oleh Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan pentingnya perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat. Prabowo bahkan telah berkonsultasi dengan berbagai lembaga hukum terkait Ketua Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung untuk memastikan tidak ada penafsiran ganda terkait Pasal 33 Ayat (2) yang menetapkan bahwa cabang produksi vital bagi negara dan kehidupan masyarakat harus dikuasai oleh negara.

Beliau menyatakan bahwa penggiling padi termasuk dalam cabang produksi yang penting bagi negara, dan jika tidak patuh terhadap kepentingan negara, maka akan mengambil langkah tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Prabowo juga mengungkapkan bahwa telah menerima laporan mengenai beberapa pelaku usaha penggilingan padi yang memperoleh keuntungan mencapai Rp2 triliun setiap bulannya. Oleh karena itu, pemerintah aktif menindak para pelaku tidak baik tersebut guna mempertahankan stabilitas harga padi dari petani.

Terkait dengan masalah beras premium yang ternyata oplosan, Prabowo menyebut hal ini sebagai tindak kejahatan dan menyerahkannya kepada Kejaksaan Agung dan Polri untuk menyelidiki kasus tersebut. Dari penelitiannya, tindakan tidak jujur yang dilakukan oleh sekelompok pengusaha menyebabkan kerugian mencapai Rp100 triliun setiap tahun bagi rakyat Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa tindakan curang tersebut tidak dapat diterima, karena mengkhianati bangsa dan rakyat. Oleh karena itu, hukum harus ditegakkan untuk mengatasi permasalahan ini.

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita