Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaStrategi PT RSUP...

Strategi PT RSUP Tangani Karhutla di Pulau Burung: Langkah Efektif

Pulau Burung – Respons PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) yang cepat dan komprehensif dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau menjadi contoh nyata kerja sama yang efektif. Tim siaga pemadam kebakaran PT RSUP, bekerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 11/Pulau Burung dari Kodim 0314/Inhil, berhasil memadamkan kebakaran yang melanda lahan masyarakat di Paret Atas, Dusun Mekar Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir pada Selasa, 22 Juli 2025.

Kebakaran ini terdeteksi sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan perkebunan masyarakat, di mana cuaca panas dan angin kencang mempercepat penyebaran api. Tim pemadam kebakaran terlatih dari PT RSUP segera dioperasikan ke lokasi dengan peralatan lengkap, sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla yang menjadi fokus perusahaan. Andy Ferial, selaku Humas PT RSUP, menegaskan bahwa kesigapan dalam penanganan Karhutla adalah prioritas perusahaan, terutama di wilayah operasionalnya.

Pemadaman dilakukan secara intensif selama hampir sebelas jam dengan kerjasama antara PT RSUP dan TNI. Sinergi ini membuat pemadaman berjalan lancar sehingga api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sebelum pukul 22.00 WIB. Danramil 11/Pulau Burung, Lettu Inf. Delmy Armansyah, memberikan apresiasi atas respons cepat dan dukungan penuh dari PT RSUP, karena hal tersebut sangat mendukung operasi pemadaman.

Komitmen PT RSUP dalam menjaga kelestarian lingkungan juga tercermin dari aksi pemadaman Karhutla di wilayah bukan operasional perusahaan. Hal ini menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Dalam kondisi darurat Karhutla yang tengah dihadapi Provinsi Riau, kerjasama antara TNI, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan dan penanganan bencana, sesuai dengan arahan pemerintah terkait status Tanggap Darurat Karhutla untuk Provinsi Riau.

Saat ini, Provinsi Riau resmi menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla untuk menghadapi tantangan serius terkait kebakaran hutan dan lahan. Dalam konteks ini, Sambu Group melalui PT RSUP terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan melibatkan tim siaga api, patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta investasi dalam teknologi pencegahan kebakaran. Kesadaran bahwa pencegahan adalah langkah terbaik, namun kesiapan untuk bertindak saat bencana terjadi, menunjukkan sikap tanggung jawab dan komitmen nyata dari perusahaan tersebut.

Source link

Semua Berita

Karhutla di Kalsel: Kontrol yang Lebih Baik

Kondisi Karhutla di Kalimantan Selatan Lebih Terkendali Pada Jumat, 11 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami situasi yang lebih terkendali daripada di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan...

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Kategori Berita