Saturday, February 14, 2026

Kafe My Love Tanjung...

Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar turun langsung ke lokasi Kafe My...

Alasan Bobon Santoso Pensiun...

YouTuber dan konten kreator Bobon Santoso mengungkapkan alasannya untuk pensiun dari dunia YouTube....

MG Program Eksklusif Kepemilikan...

Morris Garages (MG) Motor Indonesia meluncurkan Exclusive Special Program selama Indonesia International Motor...

Disdikpora Kampar: Atur Teknis...

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar telah menetapkan skema khusus untuk...
HomeBerita9 Tersangka Molotov...

9 Tersangka Molotov & Bakar Gedung Grahadi Surabaya

Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan 42 tersangka terkait kerusuhan yang terjadi di Surabaya pada tanggal 29-31 Agustus 2025. Mereka termasuk pelaku pembakaran dan penjarahan di Gedung Negara Grahadi. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast, dari hasil penyidikan ditemukan dugaan terjadinya upaya kelompok untuk menciptakan kerusuhan. Sebanyak sembilan tersangka ditetapkan oleh Polda Jawa Timur, termasuk satu orang dewasa dan delapan anak-anak, yang diduga merencanakan aksi dengan membuat bom molotov.

Di sisi lain, 33 tersangka lainnya ditetapkan oleh Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, enam di antaranya anak-anak yang terlibat dalam pembakaran dan penjarahan di berbagai tempat, termasuk Gedung Negara Grahadi dan kantor Kepolisian Sektor Tegalsari. Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan sebanyak 315 orang selama kerusuhan tersebut, dimana hampir setengahnya merupakan anak-anak.

Kombes Pol Abast menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait keterlibatan kelompok lain yang diduga menjadi dalang kerusuhan, tidak hanya di Surabaya tetapi juga di daerah lain di Jawa Timur. Fokusnya tetap pada membedakan kelompok yang bertanggung jawab atas kerusuhan dengan pengunjuk rasa yang menyampaikan aspirasinya. Hingga saat ini, polisi telah mengidentifikasi satu kelompok yang terlibat dalam kerusuhan di Kediri dan Tulungagung.

Source link

Semua Berita

Kafe My Love Tanjung Sawit Tutup Mendadak, Satpol PP Kampar Diduga Kebocoran Informasi

Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar turun langsung ke lokasi Kafe My Love yang berada di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Jumat (13/2/2026). Namun, ketika petugas tiba, mereka menemukan bahwa tempat usaha tersebut sudah tutup....

Disdikpora Kampar: Atur Teknis KBM Ramadan 2026

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar telah menetapkan skema khusus untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Tujuan dari penyesuaian ini adalah agar proses pendidikan dapat tetap berjalan efektif tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah peserta...

Kritik Pemuda Kampar terhadap Kebijakan Pencabutan HGU: Ketegasan Pemerintah di Uji

Kebijakan pencabutan izin Hak Guna Usaha (HGU) sejumlah perusahaan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menuai sorotan dari Pemuda Kampar. Perwakilan Pemuda Kampar, Sanusi, menyampaikan pendapat bahwa pemerintah seharusnya menunjukkan ketegasan yang sama dalam menangani...

Kategori Berita