Saturday, February 14, 2026

Kafe My Love Tanjung...

Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar turun langsung ke lokasi Kafe My...

Alasan Bobon Santoso Pensiun...

YouTuber dan konten kreator Bobon Santoso mengungkapkan alasannya untuk pensiun dari dunia YouTube....

MG Program Eksklusif Kepemilikan...

Morris Garages (MG) Motor Indonesia meluncurkan Exclusive Special Program selama Indonesia International Motor...

Disdikpora Kampar: Atur Teknis...

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar telah menetapkan skema khusus untuk...
HomeBeritaMajelis Taklim Ambruk...

Majelis Taklim Ambruk saat Maulid Nabi di Bogor: Bupati Berduka

Pada Minggu, 7 September 2025, sebuah tragedi terjadi di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bangunan Majelis Taklim Asohibiyah roboh saat dipadati oleh jamaah yang sedang mengikuti kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lebih dari 80 orang menjadi korban musibah ini, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.

Menurut Bupati Bogor, Rudy Susmanto, perayaan Maulid di lokasi tersebut dihadiri sekitar 150 jamaah, kebanyakan adalah ibu-ibu. Sebagian jamaah berada di dalam ruangan, sebagian di luar, dan sebagian lainnya di teras bangunan. Teras bangunan itu berdiri di pinggiran tebing dan tidak mampu menahan beban karena kelebihan kapasitas, sehingga menyebabkan terjadinya bencana.

Rudy menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta agar masyarakat tetap tabah dalam menghadapi tragedi ini. Data jumlah korban masih bisa bertambah, dan pihak berwenang terus berkoordinasi dengan BPBD dan rumah sakit untuk memastikan semua korban teridentifikasi.

BPBD Kabupaten Bogor mencatat bahwa tiga orang telah meninggal dunia akibat peristiwa ini, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Evakuasi korban dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat bersama TNI, Polri, Damkar, dan relawan, dan proses pembersihan material bangunan yang roboh juga dilakukan setelah evakuasi selesai.

Peristiwa tragis ini termasuk salah satu bencana non-alam terbesar di Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2025, dengan jumlah korban mencapai puluhan orang dalam satu kejadian. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi situasi ini.

Source link

Semua Berita

Kafe My Love Tanjung Sawit Tutup Mendadak, Satpol PP Kampar Diduga Kebocoran Informasi

Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar turun langsung ke lokasi Kafe My Love yang berada di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Jumat (13/2/2026). Namun, ketika petugas tiba, mereka menemukan bahwa tempat usaha tersebut sudah tutup....

Disdikpora Kampar: Atur Teknis KBM Ramadan 2026

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar telah menetapkan skema khusus untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Tujuan dari penyesuaian ini adalah agar proses pendidikan dapat tetap berjalan efektif tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah peserta...

Kritik Pemuda Kampar terhadap Kebijakan Pencabutan HGU: Ketegasan Pemerintah di Uji

Kebijakan pencabutan izin Hak Guna Usaha (HGU) sejumlah perusahaan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menuai sorotan dari Pemuda Kampar. Perwakilan Pemuda Kampar, Sanusi, menyampaikan pendapat bahwa pemerintah seharusnya menunjukkan ketegasan yang sama dalam menangani...

Kategori Berita