Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaFondasi Kunci Pembangunan...

Fondasi Kunci Pembangunan Infrastruktur Transportasi

Pada Sabtu, 13 September 2025 pukul 17:00 WIB, Jakarta – Tahun 2025 menjadi momen bersejarah dengan hari Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional ditetapkan pada tanggal 19 September 2025. Keputusan ini merupakan hasil kerjasama antara Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dengan dukungan penuh dari seluruh stakeholder lima pilar Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sejak lahirnya RUNK puluhan tahun yang lalu, penetapan Hari Keselamatan hanya berupa wacana belaka. Namun, komitmen bersama akhirnya terealisasi pada tahun ini. Adanya lima pilar yang menjadi penggerak kesepakatan, seperti Manajemen Keselamatan Jalan (Bappenas), Jalan yang Berkeselamatan (Kementerian PU), Kendaraan yang Berkeselamatan (Kementerian Perhubungan), Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Polri), dan Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan (Kementerian Kesehatan), menjadi pondasi dari penetapan ini.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut positif adanya Hari Keselamatan LLAJ Nasional sebagai langkah sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya menciptakan transportasi yang aman, modern, dan terintegrasi. Ada fokus dalam pengurangan human error, perbaikan armada, pemeliharaan sarana, dan peningkatan keselamatan di berbagai moda transportasi.

Harapannya, penetapan Hari Keselamatan LLAJ Nasional akan menjadi titik balik bagi Indonesia dalam meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan budaya keselamatan di jalan. Dengan lima pilar RUNK yang sinergis, pemerintah optimis dapat menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kualitas keselamatan transportasi nasional. Dalam upaya mencapai hal tersebut, Kementerian Perhubungan juga memainkan peran yang signifikan dengan meningkatkan standar uji kendaraan, memperkuat regulasi angkutan umum, serta memperluas digitalisasi layanan transportasi untuk keamanan armada yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih optimal.

Source link

Semua Berita

**Gubernur Kalsel: RS Prioritaskan Korban KM Virgo Transport 8**

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayahnya mendahulukan penanganan korban KM Virgo Transport 8 tanpa terkendala urusan administrasi. Instruksi itu dikeluarkan saat operasi pencarian terhadap 130 orang yang belum ditemukan masih berlangsung di...

Kobaran Api di Jemplang Kawasan Bromo Berhasil Dipadamkan

Kebakaran yang menjalar ke Jemplang di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah dipadamkan setelah petugas gabungan melakukan penanganan sejak Sabtu malam, 12 September 2026. Sekitar 50 personel dikerahkan untuk menjangkau titik-titik api, termasuk area yang tidak dapat...

Momen Akrab Prabowo dengan Putin dan Xi Jinping di KTT BRICS

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dan berbincang dengan tiga pemimpin negara di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026. Percakapan itu melibatkan Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin,...

Kategori Berita