Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaDokter RSI Sultan...

Dokter RSI Sultan Agung Melaporkan Suami Pasien atas Dugaan Kekerasan

Pada Selasa, 16 September 2025, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengkonfirmasi adanya laporan dari seorang dokter RSI Sultan Agung Semarang yang menjadi korban dugaan kekerasan. Laporan tersebut ditujukan kepada seorang pria berinisial D, suami pasien, yang diduga melakukan penganiayaan serta menimbulkan trauma psikis terhadap dokter berinisial A. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan resmi terkait peristiwa tersebut dan saat ini sedang dalam proses penanganannya.

Pelapor dalam kasus ini adalah dr. A (Astra), sementara terlapor D diketahui berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta. Kasus kekerasan ini terjadi ketika D mendampingi istrinya yang sedang menjalani persalinan di RSI Sultan Agung Semarang. Tindakan kasar baik fisik maupun verbal dilakukan oleh D, bahkan merusak pintu ruangan di rumah sakit tersebut. RSI Sultan Agung telah memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian ini dan menyerahkan kasus tersebut ke jalur hukum.

Pasien, Ny. T, masuk rawat inap pada tanggal 4 September 2025 dengan rencana persalinan pada hari berikutnya. Namun, persalinan yang seharusnya menggunakan metode tertentu tidak dapat dilakukan karena dr. A datang terlambat, sehingga memicu kemarahan D. Meskipun telah ada upaya mediasi dari pihak rumah sakit, termasuk meminta maaf dari D kepada dr. S dan dr. A, namun dr. A akhirnya memilih untuk menempuh jalur hukum. RSI Sultan Agung akan mengikuti proses hukum yang berjalan.

Source link

Semua Berita

Momen Akrab Prabowo dengan Putin dan Xi Jinping di KTT BRICS

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dan berbincang dengan tiga pemimpin negara di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026. Percakapan itu melibatkan Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin,...

Pengedar Ganja Ditangkap di Biak Papua, Polisi Sita 1 Kg

Dua Pengedar Ganja Ditangkap di Pelabuhan Biak dengan 1 Kg Barang Bukti Pada Sabtu, 12 September 2026, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga sebagai penyelundup dan pengedar ganja di Pelabuhan Biak. Kedua tersangka tersebut...

Pusat Data dan Sistem Pembayaran Kini Menjadi Bagian dari Ketahanan Pertahanan

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Kategori Berita