Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaReview: Senjata Canggih...

Review: Senjata Canggih Sangat Mahal

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa senjata pertahanan canggih memiliki harga yang mahal sehingga Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI disetujui mendapatkan anggaran sebesar Rp187,1 triliun pada tahun 2026 oleh DPR RI. Hal ini disampaikan Agus di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Dia menekankan pentingnya anggaran pertahanan yang besar agar TNI dapat menjaga kedaulatan negara serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan anggaran yang mencukupi, investor juga bisa masuk ke negara tanpa terganggu. Agus juga menyampaikan bahwa negara lain memiliki anggaran pertahanan yang lebih besar, seperti di Pakistan, yang memungkinkan mereka untuk mengamankan wilayah dan masyarakat. Komisi I DPR RI telah menyetujui jumlah anggaran yang diajukan Kemenhan untuk tahun 2026 sebesar Rp 187,1 triliun. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk gaji pegawai dan prajurit TNI, memperkuat alutsista TNI, serta memperkuat sektor-sektor pertahanan lain yang terkait dengan kedaulatan negara. Sjafrie menegaskan bahwa serapan anggaran akan dilakukan secara maksimal untuk memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, serta meminta kepala staf angkatan untuk menggunakan anggaran dengan efektif agar hasilnya maksimal.

Source link

Semua Berita

Momen Akrab Prabowo dengan Putin dan Xi Jinping di KTT BRICS

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dan berbincang dengan tiga pemimpin negara di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026. Percakapan itu melibatkan Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin,...

Pengedar Ganja Ditangkap di Biak Papua, Polisi Sita 1 Kg

Dua Pengedar Ganja Ditangkap di Pelabuhan Biak dengan 1 Kg Barang Bukti Pada Sabtu, 12 September 2026, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga sebagai penyelundup dan pengedar ganja di Pelabuhan Biak. Kedua tersangka tersebut...

Pusat Data dan Sistem Pembayaran Kini Menjadi Bagian dari Ketahanan Pertahanan

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Kategori Berita