Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaSimpatisan FPI Tersangka...

Simpatisan FPI Tersangka Penghasutan Penjarahan: Heboh!

Pada tanggal 25 September 2025, salah satu tersangka dugaan penghasutan penjarahan terkait kerusuhan Agustus lalu bernama Sayful Bahri, ternyata merupakan simpatisan Front Persaudaraan Islam (FPI). Sayful ditangkap karena diduga kuat menghasut massa untuk melakukan penjarahan rumah pejabat dan tokoh publik. Nama Sayful bahkan disebut dalam paparan resmi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Polisi Syahardiantono saat konferensi pers pada 24 September 2025.

Sayful, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris FPI Sulsel di Makassar, diketahui mengelola akun media sosial provokatif seperti Nannu dan Bambu Runcing. Selain itu, dia juga membentuk grup WhatsApp dengan nama Kopihitam yang kemudian diubah menjadi BEM RI hingga ACAB#1312 untuk menyebarkan hasutan yang memicu kemarahan massa.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa penahanan Sayful terkait dengan kasus penghasutan penjarahan dan berbeda dengan kasus yang menjerat Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen. Selain Sayful, total 52 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penjarahan rumah pejabat selama kerusuhan Agustus 2025. Rumah pejabat yang dijarah termasuk rumah anggota DPR nonaktif Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach, serta rumah eks Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Source link

Semua Berita

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Strategi Penting Bangun Ketahanan Bencana dari Perencanaan

Wamendagri Dorong Pembangunan Sistem Ketahanan Bencana Sejak Tahap Perencanaan Pada Forum for Sustainable Resilience bertema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pembangunan sistem...

Kategori Berita