Friday, December 12, 2025

Serangan Siber Bisa Melumpuhkan...

Manipulasi data dan misinformasi menjadi ancaman yang melampaui batas negara.

Indonesia Tegaskan Pentingnya Deterrence...

Pemerintah melakukan berbagai cara agar bantuan bisa segera mencapai warga yang terdampak bencana.

Pengguna Vape Campuran Terancam...

Pemerintah Indonesia telah menguatkan pengawasan terhadap etomidate, obat bius kuat yang belakangan ini...

Legends & Warren Tanoesoedibjo:...

MNC Games (GAMES+) bekerja sama dengan studio asal Korea Selatan, ITOXI, dalam peluncuran...
HomeBeritaPungli Ampang: Realita...

Pungli Ampang: Realita di Desa Danau Lancang

Pungutan liar (Pungli) ampang-ampang di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, masih terus berlangsung meski beberapa pihak sudah dipanggil oleh Polres Kampar. Wartawan yang melakukan peninjauan di lokasi pada Rabu (5/11/2025) melaporkan bahwa pungutan ampang-ampang di Dusun 1 Kampung Baru Desa Danau Lancang masih berlangsung dan masih menarik pungutan dari mobil yang membawa buah sawit melintas di sana. Seorang warga Desa Danau Lancang yang enggan disebutkan namanya dengan tegas menyatakan bahwa pungutan ampang-ampang di Desa Danau Lancang tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sudah ada surat edaran yang melarang kegiatan ampang-ampang di Desa Danau Lancang saat Pj Kades Danau Lancang, Nanda Pulungan, menjabat. Pihak terkait ditantang untuk memberikan dasar hukum atas pungutan tersebut, yang diyakini tidak sah. Beberapa pengurus ampang-ampang di Desa Danau Lancang telah dipanggil oleh Polres Kampar, termasuk Kepala Dusun (Kadus). Masyarakat meminta agar kegiatan pungli tersebut dihentikan dan pelakunya ditindak oleh pihak berwajib.

Kepala Desa Danau Lancang, Azirman, saat dihubungi melalui telepon seluler membenarkan bahwa Kadus Desa Danau Lancang telah dipanggil terkait kegiatan pungutan liar. Namun, Kadus 1 Desa Danau Lancang tidak menghadiri panggilan Polres Kampar. Situasi ini menunjukkan bahwa kegiatan pungli masih berlangsung di Desa Danau Lancang, meskipun telah mendapat perhatian dari pihak kepolisian terkait.rik.

Source link

Semua Berita

Serangan Siber Bisa Melumpuhkan Negara Tanpa Serangan Militer

Manipulasi data dan misinformasi menjadi ancaman yang melampaui batas negara.

Indonesia Tegaskan Pentingnya Deterrence Siber

Pemerintah melakukan berbagai cara agar bantuan bisa segera mencapai warga yang terdampak bencana.

Pengguna Vape Campuran Terancam Pidana akibat Etomidate

Pemerintah Indonesia telah menguatkan pengawasan terhadap etomidate, obat bius kuat yang belakangan ini disalahgunakan dengan mencampurkannya ke dalam cairan rokok elektrik atau vape. Melalui kebijakan baru, etomidate sekarang diklasifikasikan sebagai Narkotika Golongan II, hal ini membuka peluang bagi aparat...

Kategori Berita