Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi merekomendasikan agar kegiatan belajar-mengajar di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara tetap dilanjutkan dengan penyesuaian metode. Proses belajar-mengajar akan tetap berjalan namun dengan cara yang disesuaikan sesuai diskusi yang dilakukan. Kementerian PPPA bersama kementerian/lembaga terkait dan Pemerintah Provinsi Jakarta sedang menyiapkan pola pembelajaran yang dapat sesuai dengan kondisi psikologis siswa, guru, dan orang tua. Hal ini dibahas lebih lanjut untuk menentukan sistem terbaik yang dapat diterapkan mulai Senin. Pendampingan dan pemulihan dilakukan tidak hanya pada anak-anak yang menjadi korban ledakan, tetapi juga pada orang tua dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat, 7 November pukul 12.15 WIB dalam kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut (AL). Kabar terakhir menyebutkan bahwa jumlah korban ledakan telah bertambah menjadi 96 orang yang dirawat di tiga rumah sakit di wilayah Jakarta Pusat. Saat ini, sebanyak 67 pasien telah diperbolehkan pulang, sedangkan 29 orang masih menjalani perawatan medis di tiga rumah sakit tersebut.

