Pada hari Sabtu, 8 November 2025, banjir bandang melanda sembilan desa di dua kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu Kecamatan Sirampog dan Kecamatan Bumiayu. Bencana ini telah mengakibatkan dua korban jiwa terbawa arus banjir setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut selama lima jam. Sungai Keruh dan Sungai Kalierang meluap, menyebabkan permukiman warga terendam. Di Kecamatan Sirampog, empat desa mengalami dampak banjir, sedangkan di Kecamatan Bumiayu, lima desa terkena dampak banjir.
Banjir tersebut juga menyebabkan kendaraan terseret dan arus lalu lintas di jalur nasional Bumiayu terhenti akibat genangan dan lumpur menutupi jalan. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Wibowo Budi Santoso, mengonfirmasi bahwa dua warga telah meninggal dunia karena terseret arus banjir. Mereka adalah Haikal Aldi (27) dari Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, dan Suwoyo dari Desa Igirklanceng, Kecamatan Sirampog.
Tim gabungan telah berhasil menemukan kedua korban tersebut, namun BPBD masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat banjir bandang. Meskipun banjir di sebagian wilayah Bumiayu mulai surut, warga masih melakukan pembersihan lumpur. Selain itu, terdapat laporan bahwa banjir bandang juga menewaskan 15 orang di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, dan delapan warga masih dalam pencarian. Sesuai dengan laporan TVOne, Tri Handoko dari Brebes memberikan berita ini.

